AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan waspada banjir pesisir (rob) di wilayah pesisir utara Jakarta.
Potensi banjir rob ini diperkirakan berlangsung selama 30 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026, seiring terjadinya fenomena pasang maksimum air laut.
Berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, pasang maksimum dipicu oleh fase Bulan Purnama yang bertepatan dengan Perigee, yakni kondisi saat jarak Bulan ke Bumi berada pada titik terdekat.
Baca Juga: BRI dan BUMN Peduli Bangun 600 Huntara di Aceh Tamiang
Fenomena ini berpotensi meningkatkan ketinggian air laut secara signifikan dan memicu genangan di kawasan pesisir.
BMKG memprediksi puncak pasang air laut terjadi pada pukul 06.00–12.00 WIB,
- Kamal Muara
- Kapuk Muara
- Penjaringan
- Pluit
- Ancol
- Kamal
- Marunda
- Cilincing
- Kalibaru
- Muara Angke
- Tanjung Priok
- Kepulauan Seribu
Untuk meminimalkan dampak banjir rob, Pemprov DKI Jakarta melalui BPBD, Dinas Sumber Daya Air (SDA), dan instansi terkait telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi yakni:
Baca Juga: POCO F8 Ultra vs iQOO 15 Sama-sama Dibandrol Harga Rp12 Jutaan, Mana yang Lebih Worth It Dibeli?
Pengoperasian Pompa Air 24 Jam
Pompa stasioner dan mobile di wilayah pesisir disiagakan penuh guna mempercepat pembuangan genangan air.
Pemantauan Tanggul dan Pintu Air
Petugas melakukan pengecekan rutin tanggul pantai, pintu air, dan rumah pompa untuk memastikan seluruh infrastruktur berfungsi optimal.
Sistem Peringatan Dini
BPBD DKI Jakarta terus menyebarluaskan informasi peringatan dini melalui kanal resmi dan layanan pemantauan banjir agar masyarakat dapat bersiap lebih awal.
Masyarakat di 12 lokasi tersebut diimbau untuk selalu waspada terlebih ketika waktu fenomena pasang air tinggi.
Menghindari aktivitas di kawasan pesisir, selain itu memastikan saluran drainase di lingkungan sekitar tidak tersumbat.
Masyarakat dapat memantau informasi terkini melalui pantauan banjir Jakarta dan melaporkan potensi genangan melalui aplikasi JAKI.
Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi nomor darurat 112 untuk mendapatkan bantuan cepat dari petugas.***

Share this article
Potensi banjir rob ini diperkirakan berlangsung selama 30 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026, seiring terjadinya fenomena pasang maksimum air laut.