Jakarta Utara

BMKG Prediksi Potensi Banjir Rob 19 April 2026, Pemprov Jakarta Utara Gerak Cepat Lakukan Deretan Upaya Mitigasi Ini!

Oleh: Jinan Vania Barizky Jumat 27 Mar 2026, 07:23 WIB
Berdasarkan prediksi BMKG, potensi banjir rob akan terjadi pada 19 April 2026 dengan ketinggian mencapai 1,15 meter. (Sumber: Beritajakarta.id | Foto: Beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Upaya menghadapi potensi banjir rob pada bulan April 2026, Pemprov Jakarta Utara mulai gerak cepat untuk atasi genangan.

Berdasarkan prediksi BMKG, potensi banjir rob akan terjadi pada 19 April 2026 dengan ketinggian mencapai 1,15 meter.

"Semoga nantinya semua masih cukup kondusif dan aktivitas masyarakat tidak terganggu," ujar Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, Yudo Widiatmoko, dikutip ayojakarta.com pada Jumat, 27 Maret 2026.

Baca Juga: Dekat Realita, Terjerat Pinjol hingga Perjanjian Iblis: Film Horor "Aku Harus Mati" Siap Menghantui Bioskop 2 April 2026

Yudo menjelaskan, sejumlah titik rawan rob tersebar di beberapa wilayah Jakarta Utara yakni:

  • Kecamatan Penjaringan lokasi rawan meliputi Kapuk Raya, Muara Angke, Pelabuhan Nizam Zachman, kawasan Baywalk Pluit, serta tanggul Pelindo Muara Baru. 
  • Kecamatan Pademangan, genangan biasa terjadi di Jalan Lodan Raya, Ancol Timur Utara, dan Jalan Ketel Uap. Untuk Kecamatan Cilincing, wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Marunda Pulo dan Marunda Makmur, khususnya di sekitar MTs Al Kasyaf. 

"Kalau di Kecamatan Tanjung Priok dan Koja itu titik rawan genangan berada di Jalan RE Martadinata dan Jalan Arteri Kali Sunter," bebernya.

Upaya yang dilakukan meliputi pembangunan dan peninggian tanggul, pengerukan lumpur kali, pemasangan tanggul darurat di sejumlah titik, serta pengoperasian pompa air di berbagai lokasi rawan.

Baca Juga: Efek Tarif Hanya Rp1, Penumpang Transjakarta Melonjak Tajam Saat Lebaran 2026

"Kami juga telah menyiagakan 150 personel Pasukan Biru, 20 unit pompa apung, 16 unit pompa mobile, serta delapan stasiun pompa lengkap dengan operatornya," terangnya.

Selain itu, Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan pada 30 hingga 31 Maret mendatang untuk meninjau dan mengecek berbagai upaya mitigasi yang telah dilakukan.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky