AYOJAKARTA.COM - Imbauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terkait potensi banjir pesisir (rob) yang diperkirakan terjadi sampai 13 sampai 20 Januari 2026.
Peringatan ini dikeluarkan setelah BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok yang melaporkan adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan Fase Bulan Baru.
Fenomena dari Fase Bulan Baru tersebut dapat menyebabkan peningkatan dari tinggi air muka laut terutama di wilayah pesisir utara Jakarta.
Baca Juga: Honor Win, HP Rp9 Jutaan yang Diprediksi Bakal Laku Keras di Indonesia, Spesifikasinya Juara!
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji menyebutkan puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 06.00–12.00 WIB, dengan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak.
Wilayah-wilayah tersebut meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, hingga kawasan Kepulauan Seribu.
“Masyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan mengingat durasi pasang tinggi bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut,” ujar Isnawa, Selasa (13/1).
Baca Juga: Targetkan 500 Sekolah Rakyat di Tahun 2029, Prabowo Optimis Putuskan Rantai Kemiskinan
Untuk informasi terkini, masyarakat dapat memantau melalui kanal digital pemerintah seperti Peringatan Dini Gelombang Pasang di bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, aplikasi JAKI untuk melaporkan genangan, serta situs pantaubanjir.jakarta.go.id untuk memperoleh pembaruan kondisi secara real-time.***
Share this article
Imbauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terkait potensi banjir pesisir (rob) yang diperkirakan terjadi sampai 13 sampai 20 Januari 2026.