AYOJAKARTA.COM - Tentu menjadi harapan bagi setiap orang tua muslim, memiliki anak yang mampu menghafal Alquran.
Orang-orang yang mampu menghafal Alquran juga termasuk dalam golongan umat manusia terbaik.
Sedangkan orang yang mampu menghafal Alquran sendiri disebut dengan julukan hafiz atau hafizah.
Baca Juga: Rahasia Mbah Moen dalam Mendidik Anak dengan Baik, Cocok Disimak Bagi Orang Tua
Di negara Timur Tengah sendiri kegiatan menghafal Alquran seperti sudah menjadi hal pokok.
Masyarakat di sana berlomba-lomba untuk menjadi hafiz dan hafizah terbaik.
Lantas bagaimana cara untuk dapat menghafal Alquran dengan mudah?
Kyai Muhammad Najih Maimoen Zubair yang merupakan putra dari Maimoen Zubair pernah menuturkan hal tersebut dalam suatu dakwah.
Dikutip AyoJakarta.com dari laman Instagram resmi Ppalanwarsarang pada (8/10/20), putra Mbah Moen tersebut menceritakan bagaimana orang-orang pada zaman Nabi Ketika menghafal Alquran.
“Zaman Nabi semua menghafalkan Alquran tidak ada yang menghafalkan hadist, paling 1 atau 2 orang saja,” ujar Kyai Muhammad Najih Maimoen Zubair.
Baca Juga: Nasihat Mbah Moen Agar Pekerjaan Berkah, Wajib Menjaga 5 Perkara Ini, Apa saja?
Lebih lanjut putra Mbah Moen tersebut menuturkan, “Sahabat khusus seperti Abu Hurairah dan teman-temannya tapi yang lain yang dihafalkan Alquran”
Kemudian Kyai Najih putra Mbah Moen menjelaskan bagaimana cara orang-orang dijaman Nabi saat menghafal Alquran.
“Kalau orang dulu cara menghafalkannya itu dihafalkan satu surat dulu khususnya yang pendek-pendek jangan sampai diputus-putus (ganti surat sebelum selesai),” jelas Kyai Najih.
“Hafal satu surat rasanya seperti hafal seluruh alquran padahal Alquran itu isinya hampir sama yaitu petunjuk semua, kalau masuk ke negara Islam khususnya zaman Rasulullah yang mereka dengar di dalamnya itu alquran yang dipelajari oleh anak-anak muda atau anak kecil bahkan orang tua ada yang menghafalkan,” tambahnya.***