Khazanah

CEK FAKTA: Beneran Muhammadiyah Mau Beli Gereja Senilai Rp40 Miliar di Madrid Spanyol?

Oleh: Admin Kamis 10 Nov 2022, 11:35 WIB
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur berencana membeli gereja tua di dekat Madrid Spanyol untuk dijadikan pusat kajian Islam

AYOJAKARTA.COM – Beredar info tentang Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur akan membeli Gereja di dekat kota Madrid, Spanyol.

Uang yang harus dikeluarkan oleh Muhammadiyah untuk membeli Gereja di dekat Madrid itu juga tidak tanggung-tanggung, mencapai Rp40 miliar.

Kalian mungkin termasuk yang bertanya kebenaran informasi bahwa Muhammadiyah akan membeli Gereja. Sekarang kita cek ya kebenaran kabar tersebut.

Ternyata, rumor PWM Jawa Timur hendak membeli gereja di Spanyol, tepatnya di kota Alcala dekat Madrid, itu bukan isapan jempol apalagi hoaks.

Pernyataan bahwa pengurus Muhammadiyah ingin membeli gereja di Madri itu bahkan sudah disampaikan dalam acara resmi yakni pada sidang pleno I Muktamar ke-48 Muhammadiyah pada 5 November 2022.

Baca Juga: Pendaftaran ASN PPPK Guru 2022 Tinggal 3 Hari, Cek Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi di Sini

Adalah Ketua PWM Jawa Timur, Saad Ibrahim, yang mengungkapkan rencana itu dalam sidang pleno I Muktamar Muhammadiyah ke-48 itu.

Menurut Saad Ibrahim, rencana Muhammadiyah membeli Gereja di Madrid adalah sebagai bentuk ber-taawun dari organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia  itu.

”Yang keluar, mohon doa restunya. Ini kita deklir, insya Allah dan mohon doanya seluruh PWM terutama PP Muhammadiyah, kita sedang merundingkan akan membeli gereja di Spanyol. Ini bagian dari komitmen kami untuk mencerahkan semesta. Yaitu gereja di daerah Alcala, dekat Madrid,” kata Saad Ibrahim seperti dilansir laman PWM Jatim, www.pwmu.co.

Rencana pembelian rumah ibadah tersebut bermula ketika PWM Jawa Timur melakukan ‘tur peradaban’ ke Turki dan Spanyol.

Sepulang dari safari itu, Duta Besar Indonesia untuk Spanyol Muhammad Najib, menurut Saad Ibrahim, menantang Muhammadiyah untuk mendirikan Muhammadiyah Boarding School Madrid.

Pernyataan itu disampaikan Saad Ibrahim ketika memberikan sambutan di acara Tabligh Akbar di Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Mojokerto pada Sabtu 22 Oktober 2022.

Baca Juga: Ini 3 Perkiraan Tanggal KJP Plus November 2022 Kapan Cair, Bisa Mundur Sampai Akhir Bulan

Di kehidupan masyarakat kekinian yang semakin sekuler, imbuhnya, Islam dan Muhammadiyah harus berperan aktif untuk menjaga corak kehidupan masyarakat agar tidak berlepas diri dari agama, khususnya Agama Islam.

“Kami perhatikan tempat ibadah, termasuk kami juga masuk ke sebuah tempat ibadah dari agama yang lain itu hanya ada kira-kira sepuluh sampai sebelas orang aja di sebuah tempat ibadah itu, dan itu terjadi hampir di banyak kawasan di Spanyol,” kata Saad Ibrahim seperti dilansir laman resmi Muhammadiyah, muhammadiyah.or.id.

Tantangan tersebut dijawab dengan tegas oleh Muhammadiyah-‘Aisyiyah Jawa Timur. Rumah ibadah atau Gereja yang ditinggalkan jamaahnya itu rencananya akan dibeli oleh Muhammadiyah Jawa Timur. Harga yang saat ini ditawarkan sebesar Rp40 miliar. Saad yakin, bahwa niat kebaikan akan dimudahkan oleh Allah SWT.

Terobosan yang dilakukan oleh Muhammadiyah Jawa Timur ini, imbuh Saad, terinspirasi dari terobosan yang dilakukan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang terlebih dahulu telah mendirikan Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) dan Muhammadiyah Australia College (MAC).

Baca Juga: Nasihat Ustad Adi Hidayat untuk Pasangan yang Ingin Punya Keturunan dan Anak Soleh

Saat ini terkait dengan tantangan tersebut sudah sampai pada tahap perundingan. Saad Ibrahim meminta doa kepada seluruh warga persyarikatan Muhammadiyah supaya rencana tersebut bisa direalisasikan sebagai aktualisasi dari Internasionalisasi Muhammadiyah abad kedua.

Reporter Admin
Editor Eries Adlin