AYOJAKARTA.COM - Bagi para umat muslim di seluruh dunia pasti sudah akrab dengan momen bulan Ramadhan.
Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang sungguh mulia dan penuh berkah.
Selain itu bulan Ramadhan juga merupakan bulan dimana pahala yang diberikan Allah SWT berlipat ganda.
Baca Juga: Niat Salat Sunnah pada Rebo Wekasan dan Tata Caranya, Berikut Penjelasan Mbah Moen
Maka dari itu pada bulan Ramadhan, kaum muslimin diseluruh dunia akan berlomba-lomba dalam ibadah dan juga kebaikan agar senantiasa mendapat keberkahan dan pahala dari Allah SWT.
Sehingga tidak heran, jika bulan Ramadhan selalu dinantikan kehadirannya oleh umat muslim diseluruh dunia.
Seperti yang sudah kita ketahui bahwa selama bulan Ramadhan, kita sebagai umat muslim wajib menjalankan ibadah puasa.
Baca Juga: Ingat, Besok Rebo Wekasan! Lakukan 5 Hal Ini Kata Mbah Moen Dapat Tolak Bala dan Musibah
Setelah selama 30 hari menjalankan ibadah puasa, umat muslim kemudian akan bertemu dengan hari kemenangan yaitu Hari Raya Idul Fitri.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram @ppalanwarsarang pada Rabu (21/9/2022), Mbah Moen menjelaskan betapa istimewanya bulan Ramadhan ini.
Keistimewaan dari bulan Ramadhan ini menurut Mbah Moen juga tertuang dalam ayat yang berisi perintah Nabi Muhammad SAW sebagai berikut.
Baca Juga: Bukan Hanya Bulan Ramadan, Mbah Moen Beberkan Ternyata Bulan ini Juga Tidak Kalah Istimewa
“Rojabusyahrullahi wasya’baanu syahrii wa ramdhoonusyahru ummatii.”
“Yang artinya Rajab itu bulan Allah SWT, bulan yang paling mulia, Sya’ban bulanku (Nabi Muhammad SAW)”
“Ramadhan itu bulan umatku.” tegas Mbah Moen dalam ceramahnya.
Baca Juga: Asal Usul Rebo Wekasan, Berikut Penjelasan Mbah Moen Beserta Doa yang Harus Dibaca
Lebih lanjut Mbah Moen menuturkan bahwa begitu berkahnya Bulan Ramadhan ini sampai membuat orang bisa gampang masuk surga.
Selain itu keistimewaan bulan Ramadhan ini juga disebabkan karena adanya perintah Nabi Muhammad SAW untuk membelenggu setan selama bulan Ramadhan.
Perintah Nabi Muhammad SAW tersebut tertuang dalam ayat berikut.
Baca Juga: Dahsyatnya Amalan dari Mbah Moen, Bila Dilakukan Bisa Sukses Dunia dan Akhirat
“Wasuffidat assya ya tiin”
Ayat di atas memiliki arti dan setan dibelenggu.
Di akhir ceramah Mbah Moen menegaskan, “Namun jika ada manusia yang masih mengikuti setan itu karena sudah kebiasaan.” ***