AYOJAKARTA.COM—Ingat, besok tepatnya tanggal 21 September merupakan Rebo Wekasan.
Ada sejumlah amalan yang dapat dilakukan guna mengisi sepanjang hari tersebut.
Pada bulan ini akan jatuh Rebo Wekasan, banyak mitos menyertai hari tersebut.
Baca Juga: Bukan Hanya Bulan Ramadan, Mbah Moen Beberkan Ternyata Bulan ini Juga Tidak Kalah Istimewa
Apa saja mitos atau kepercayaan dan bagaimana umat Islam menyikapinya?
Diketahui Rebo Wekasan pada tahun 2022 ini akan jatuh pada hari Rabu, 21 September.
Hari Rebo Wekasan mudahnya adalah hari Rabu terakhir bulan Safar yang diyakini sebagai turunnya mara bahaya.
Pada hari Rebo Wekasan di bulan Safar dipercaya oleh sebagian umat Islam sebagai hari pertama Nabi Muhammad SAW jatuh sakit hingga meninggal dunia.
Adapun menurut penanggalan Islam kita mencapai bulan Safar, per tanggal 29 Agustus 2022.
Bulan Safar adalah bulan kedua dalam kalender Hijriah, tepatnya setelah bulan Muharram.
Baca Juga: Pemerintah Rencanakan Subsidi Kendaraan Listrik untuk Gantikan Kendaraan Konvensional
Kerap disebut kalau bulan Safar ini penuh dengan kesialan serta bala dan bencana dari Allah SWT.
Secara historis, bulan Safar merupakan waktu di mana penghuni Mekkah mulai merantau meninggalkan kotanya.
Kyai Haji Maimun Zubair banyak memberikan nasehat ataupun amalan kepada umat Muslim yang dapat dipakai sebagai pegangan hidup.
Tak terkecuali tentang Rebo Wekasan. Ada amalan Rebo Wekasan yang diajarkan Mbah Moen kepada kepada para jamaahnya dan santri-santrinya untuk menolak bala dan musibah.
Guru Gus Baha ini menerangkan amalan tolak bala pada bulan Safar 1444 H.
Baca Juga: Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia U20 Usai Kalahkan Vietnam Dengan Skor 3-2
Hari Rebo Wekasan adalah istilah untuk menyebut hari Rabu terakhir bulan Safar yang diyakini sebagai turunnya mara bahaya.
Sehingga Mbah Moen memberikan amalan yang bisa kita terapkan pada hari Rabu terakhir bulan Safar atau Rebo Wekasan tersebut.
“Menurut ulama ahli kasyaf, pada hari Rebo Wekasan merupakan waktu untuk turunnya timpukan bala,” kata Mbah Moen, dilansir dari blora.pikiran-rakyat.com dalam artikel Amalan Rebo Wekasan Ajaran Mbah Moen untuk Tolak Bala dan Musibah
Berikut amalan yang dianjurkan Mbah Moen sebagai tolak bala dan dapat kita lakukan sepanjang hari besok :
- Mendirikan sholat 4 rakaat
- Rakaat pertama baca Al-Kautsar 17 kali
- Rakaat kedua membaca surah Al-Ikhlas 5 kali
- Rakaat ketiga baca surah Al-Falaq satu kali
- Rakaat keempat baca An-Naas sekali
Alasan membaca surah Al-Kautsar tak lepas dari makna penting dan utama yang terkandung di dalam surah tersebut.
Di ayat pertama surah Al-Kautsar menerangkan kenikmatan yang Allah karuniakan, lalu dirikan sholat serta turuti perintah untuk berkurban.
Baca Juga: Rilis Album Ke 4, NCT 127 Telah Comeback dengan 2 Baddies
Pada ayat terakhir dari surah Al-Kautsar memaparkan keutamaan mengenai musuh yang bakal musnah.
“Sehingga kalau kamu mau membaca 17 kali, maka kamu enak, musuhmu tumpas,” papar Mbah Moen.
“Lanjutkan baca surah Al-Ikhlas 5 kali,” kata Mbah Moen.
Surah Al-Ikhlas juga memaparkan tentang keesaan Allah dan pentingnya untuk menggantungkan hidup hanya untuk Allah.
Baca Juga: Wejangan Mbah Moen, Jangan Meludah di Tempat Ini karena Bikin Rezeki Seret dan Mampet!
“Maka arahnya tertuju kepada Allah semua. Ketika sudah dekat dengan Allah, jadi enak,” papar Mbah Moen.
Ditambah Al-Falaq dan An-Naas sebagai tolak bala yang datang mengepung dari berbagai penjuru.
Demikian 5 Amalan Rebo Wekasaan dari Mbah Moen untuk tolak bala dan musibah yang datang tanpa bisa kita duga. Semoga bermafaat!
DISCLAIMER : banyak sumber soal Rebo Wekasan, meyakini atau tidak di luar ranah redaksi

Share this article
Ingat, Besok Rebo Wekasan! Lakukan 5 Hal Ini Kata Mbah Moen Dapat Tolak Bala dan Musibah , dapat dilakukan oleh siapapun