Khazanah

Rebo Wekasan Tahun 2022 Jatuh pada 21 September 2022 Besok, Benarkah Dipercaya Sebagai Bulan Datangnya Bala?

Oleh: Nabila Prajna Paramita Selasa 20 Sep 2022, 09:33 WIB
Rebo Wekasan Tahun 2022 Jatuh pada 21 September 2022 Besok

AYOJAKARTA.COM - Rebo Wekasan dikenal sebagai tradisi umat Islam, khususnya jamaah Ormas NU untuk mengadakan salat tolak bala. 

Rebo Wekasan sendiri diperingati setiap Rabu terakhir pada bulan Safar dalam kalender Hijriyah.
 
Bulan ini terletak setelah bulan Muharram dan sebelum bulan Rabi’ al-Awwal.
 
Baca Juga: Asal Usul Rebo Wekasan, Berikut Penjelasan Mbah Moen Beserta Doa yang Harus Dibaca
 
Lantas kapan Rebo Wekasan tahun 2022 ini?
 
Pada tahun 2022 ini, Rebo Wekasan akan jatuh pada besok Rabu 21 September 2022. 
 
Awal munculnya tradisi Rebo Wekasan ini terjadi saat kepercayaan Islam dahulu kala yang menganggap bulan Safar merupakan bulan pembawa sial.
 
Baca Juga: Rebo Wekasan, Asal Usul Mulai Awal Abad ke-17 hingga Tradisinya di Indonesia
 
Sehingga, hari Rabu terakhir di bulan Safar telah dipercayai oleh masyarakat sebagai sumber datangnya bala atau bencana.
 
Oleh karena itulah datang hadits Nabi sebagai bantahan kepada mereka
 
لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَلَا هَامَةَ وَلَا صَفَرَ وَفِرَّ مِنْ الْمَجْذُومِ كَمَا تَفِرُّ مِنْ الْأَسَدِ 
 
Baca Juga: Begini Tata Cara Amalan Rebo Wekasan, Amalkan Pada Rabu 21 September 2022: Tolak Bala dan Musibah
 
"Tidak ada 'adwa, thiyarah, hamah, shafar, dan menjauhlah dari orang yang kena penyakit kusta (lepra) sebagaimana kamu menjauh dari singa."(HR Bukhari dan Muslim) 
 
Dikutip AyoJakarta.com dari jatim.nu.id, tradisi Rebo Wekasan memiliki perbedaan pendapat dimata masyarakat.
 
Menurut kalangan Fuqaha, melakukan salat Rebo Wekasan tergolong bid'ah yang haram.
 
Baca Juga: Simak, Ini Tata Cara Amalan Rebo Wekasan, Ajaran Mbah Moen untuk Tolak Bala dan Musibah
 
Sedangkan kalangan Tarekat atau Sufi mengamalkan Rebo Wekasan pada kasyaf, dimana sebagian ulama mengatakan adanya turun bala atau bencana pada hari tersebut.
 
Dalam menegahi dua kalangan tersebut, kalangan Fuqaha memiliki solusi untuk hal tersebut.
 
Apabila salatnya diniatkan sebagai salat sunnah muthlak atau sebagai shalat hajat, maka itu diperbolehkan.
 
Baca Juga: Mbah Moen Bagikan 5 Amalan Rebo Wekasan 2022 untuk Tolak Bala, Apa Saja?
 
NU mengklaim bahwa Rebo Wekasan merupakan dinamika yang harmonis di kalangan para ulama.
 
Beberapa ulama ada yang berkenaan mengamalkan dan ada juga yang tidak berkenaan, itu merupakan pilihan dan hak masing-masing individu.
 
Namun untuk tidak saling membidahkan, apalagi menyesatkan. 
 
Para ulama yang mengamalkan Rebo Wekasan adalah para kiai yang mengamalkan tarekat, karena kitab-kitab yang menjelaskan masalah ini kebanyakan ditemui dalam kitab yang berkaitan dengan tarekat.***
 
*Disclaimer: Banyak sumber soal Rebo Wekasan, meyakini atau tidak di luar ranah redaksi.
Reporter Nabila Prajna Paramita
Editor Desi Kris