AYOJAKARTA.COM - Berikut adalah empat hadist tentang kurban di Hari Raya Idul Adha yang perlu diketahui.
Sebagai umat Islam yang akan berkurban, tak ada salahnya lebih dulu mengetahui empat hadist tentang kurban di Hari Raya Idul Adha.
Simak ulasan pada artikel di bawah ini terkait empat hadist tentang kurban di Hari Raya Idul Adha.
Baca Juga: Inilah 7 Hikmah Kurban di Hari Raya Idul Adha Bagi Umat Islam yang Wajib DIketahui
Seperti dilansir AyoJakarta.com dari AyoIndonesia.com, Ibadah kurban menjadi salah satu amalan yang dilakukan bagi muslim yang mampu bertepatan dengan ibadah haji pada 10 Dzulhijjah dan hari tasyrik atau pada 11, 12, 13 Dzulhijjah.
Di hari tersebut, kurban diistimewakan. Lalu apa saja keutamaan dari kurban dan bagaimana hukum berkurban?
Berikut ini sejumlah hadist tentang kurban, yang mana bisa menjadi patokan kita mengetahui keistmewaan dari ibadah tersebut.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Kurban bagi Anak Kecil yang Belum Baligh, Ini Penjelasannya Menurut Hadist
1. Hukum berkurban
Jumhur ulama berpendapat hukum dari kurban adalah sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah.
Pendapat ini dianut oleh Imam Syafi’i, Imam Hambali, dan Imam Maliki. Selain itu juga termasuk Abu Bakar, Umar bin Khatab, Bilal, Sya’id Al-Musyyab dan masih banyak lagi.
Berikut ini hadist yang menjelaskan hukumnya sunnah muakkad:
قال رسول الل صلى الله عليه و سلم : أمرت بالنحر وهو سنة لكم (رواه الترمذي)
Rasulullah SAW bersabda: “Aku diperintahkan [diwajibkan] untuk menyembelih kurban dan hal itu merupakan sunnah bagi kalian.” (HR Tirmidzi)
2. Ibadah paling dicintai Allah SWT
عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ إِنَّهَا لَتَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنْ اللَّهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنْ الْأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا
Dari Aisyah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam [manusia] pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Baca Juga: Bolehkah Patungan untuk Beli Hewan Kurban di Hari Raya Idul Adha? Begini Penjelasan Buya Yahya
3. Teladan dari Nabi Ibrahim
عَنْ أَبِى دَاوُدَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ قَالَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا هَذِهِ الأَضَاحِىُّ قَالَ « سُنَّةُ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ ». قَالُوا فَمَا لَنَا فِيهَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « بِكُلِّ شَعَرَةٍ حَسَنَةٌ ». قَالُوا فَالصُّوفُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « بِكُلِّ شَعَرَةٍ مِنَ الصُّوفِ حَسَنَةٌ ».
Dari Abu Daud dari Zaid bin Arqam dia berkata: 'Para sahabat Rasulullah SAW bertanya: “Wahai Rasulullah, apakah maksud dari hewan-hewan kurban seperti ini?' Beliau bersabda: 'Ini merupakan sunnah [ajaran] bapak kalian, Ibrahim.' Mereka bertanya: 'Wahai Rasulullah, lantas apa yang akan kami dapatkan dengannya?'. Beliau menjawab: 'Setiap rambut terdapat kebaikan', mereka berkata: 'Bagaimana dengan bulu-bulunya, Wahai Rasulullah?' Beliau menjawab: 'Dari setiap rambut pada bulu-bulunya terdapat suatu kebaikan.” (HR Ibnu Majah)
4. Sangat dianjurkan Rasulullah
مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ وَلَمْ يُضَحِّ, فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا
"Barang siapa yang memiliki kelapangan [harta], sedangkan ia tak berkurban, janganlah dekat-dekat tempat salat kami." (HR Ahmad, Ibnu Majah, dan Hakim)
Demikian hadist tentang kurban yang bisa menjadi patokan bagi setiap muslim menjalankan ibadah tersebut.*** (AyoIndonesia.com)