Khazanah

7 Tradisi Unik Menyambut Perayaan Idul Adha yang Hanya Ada di Indonesia, Salah Satunya Sapi Harus Dirias

Oleh: Karseno AJ Jumat 17 Mei 2024, 15:38 WIB
7 Tradisi Unik Menyambut Perayaan Idul Adha yang Hanya Ada di Indonesia, Salah Satunya Sapi Harus Dirias

AYOJAKARTA.COM -- Usai merayakan Idul Fitri, umat muslim seluruh negara terlebih di Indonesia akan menyambut datangnya hari Idul Adha.

Sebagai negara dengan umat Islam terbesar di dunia, Indonesia juga dikenal karena beragam budaya unik setiap menyambut datangnya Idul Adha.

Sebagai khasanah untuk lebih mencintai tanah air, berikut adalah tradisi menyambut Idul Adha yang hanya ada di Indonesia.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Bisa Temukan Angka 7525 pada Gambar? Waktumu 8 Detik Saja Ya!

Tradisi unik menyambut datangnya hari Idul Adha di urutan pertama adalah Grebeg Besar di Keraton Yogyakarta.

Selain dilakukan untuk menyambut Idul Adha atau Idul Fitri, Grebeg Besar juga dilakukan setiap kali perayaan keagamaan seperti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tradisi yang diprakarsai oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I ini selain merupakan bentuk rasa syukur juga menjadi simbol penyebaran Islam di Pulau Jawa.

Tradisi selanjutnya yang hanya ada di Indonesia untuk menyambut perayaan Idul Adha adalah Apitan di Semarang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Gempuran UKT Mahal, 4 PTN Ini Memiliki Jurusan Kedokteran dengan Biaya UKT yang Murah, Di Mana?

Selain melakukan doa bersama, tradisi Apitan juga mengarak panganan atau hasil tani untuk kemuian dinikmati secara bersama-sama.

Adapun tradisi unik selanjutnya yang dilakukan menyambut Idul Adha dan hanya ada di Indonesia adalah Manten Sapi di Pasuruan, Jawa Timur.

Dalam tradisi Manten Sapi, hewan kurban yang akan disembelih akan dirias dengan bunga, kain kafan serta sajadah untuk kemudian diarak dan sebagai pesan pentingnya berkurban.

Tradisi unik keempat yang dilakukan sebagian masyarakat Indonesia dalam menyambut perayaan Idul Adha adalah Mepe’ atau Jemur Kasur dan Tumpeng Sewu di Banyuwangi.

Baca Juga: Nadiem Makarim Ganti Batas Usia Minimal Masuk SD, Ini Kata Psikolog Soal Umur Terbaik Anak Daftar SD, 5-6 atau 7 Tahun?

Sebagai rasa syukur, masyarakat akan secara massif menjemur kasur bercorak Merah-Hitam sebelum menggelar acara tumpengan dengan Menu Khas Pecel Pitik.

Menempati urutan kelima sebagai tradisi unik menyambut datangnya Idul Adha di Indonesia adalah Meugang di Nangroe Aceh Darussalam.

Meugang adalah tradisi membeli daging sapi untuk kemudian dijadikan panganan keluarga dengan mengajak masyarakat kurang mampu.

Baca Juga: Tips Beli HP Android: Samsung, Vivo, Xiaomi, Infinix, Realme, Hindari Seri ini Kalau Ingin Cari HP dengan Performa Baik dan Kamera Jernih

Urutan selanjutnya mengenai tradisi unik menyambut Idul Adha adalah Gamelan Sekaten atau Syahadatain di Cirebon, Jawa Barat.

Membunyikan gamelan di sekitar Masjid Cipta-Rasa merupakan simbol hadirnya perayaan besar bagi umat Islam, sehingga perlu mengingat kembali ajaran Sunan Gunung Jati.

Tradisi unik menyambut hari Idul Adha di urutan ketujuh adalah Abda’u dan Kaul Negeri di Maluku.

Baca Juga: Pejuang PNS Wajib Tahu! Inilah 8 Formasi Sepi Peminat Punya Peluang Emas Untuk Lolos CPNS 2024

Adalah tradisi menggendong hewan kurban menggunakan kain serta diarak sebagai pengingat riwayat kurban yang diajarkan Nabi Ibrahim AS bersama Nabi Ismail AS.***

Reporter Karseno AJ
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil