AYOJAKARTA.COM – Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim terkait batas usia minimal masuk SD saat ini tengah jadi perdebatan.
Sebagai informasi, Nadiem Makarim menetapkan kebijakan batas usia minimal masuk SD adalah 7 tahun.
Terbaru, diinformasikan bahwa Mendikbud Nadiem Makarim kembali merubah kebijakan di mana usia paling rendah untuk bisa masuk SD adalah 5 tahun 6 bulan pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.
Kebijakan ini sedikit banyak membuat para orang tua menjadi bimbang, khususnya bagi yang memiliki anak yang akan masuk SD.
Di samping itu, kebijakan ini juga menjadi polemik baru lantaran ketentuannya selalu berubah-ubah, sehingga membuat kebingungan tersendiri bagi sebagian masyarakat dalam mempersiapkan anaknya untuk masuk jenjang SD.
Namun, pada informasi ini yang akan dibahas bukanlah kebijakan yang dibuat oleh Mendikbud Nadiem makarim.
Melainkan, tentang umur berapa dan kapan sebaiknya anak-anak masuk SD, apakah 5, 6, atau 7 tahun?
Dari keterangan Dedi Priadi, berdasarkan riset di banyak negara maju dan juga diimplementasikan di negara maju, bahwa anak sebelum usia 7 tahun tidak diperkenankan masuk SD.
Lantas, apakah alasan yang mendasari pemahaman tersebut?
Dijelaskan bahwa salah satu teori yang mendukung mengapa anak sebaiknya masuk SD di usia 7 tahun adalah teori of mind.
Teori of mind ini adalah teori yang mengungkapkan bahwa pada dasarnya anak secara sempurna baru bisa melihat dan merespon secara utuh emosi lawan bicaranya, rata-rata diusia 7 tahun.
Demikian juga teori of mind ini mengatakan bahwa pada dasarnya ketika anak berada di usia 7 tahun tersebut, rata-rata baru secara sempurna bisa membedakan sesuatu itu pura-pura atau realita.
Dengan teori demikian yang diharapkan adalah mengapa anak diharapkan masuk SD di usia 7 tahun, karena anak diharapkan masuk SD setelah dia memiliki kedewasaan yang cukup secara intelektual.
Kemudian secara emosi si anak tersebut sudah siap untuk berinteraksi secara utuh dengan kawan-kawannya.
Tentunya informasi ini bisa dijadikan referensi atau bahkan pertimbangan bagi para orang tua yang masih bingung ingin mendaftarkan anaknya ke SD di umur berapa.
Hanya saja untuk keputusan pastinya kembali ke masing-masing orang tua, lantaran yang tahu betul bagaimana kondisi fisik maupun psikis adalah orang tua itu sendiri.
Diharapkan orang tua bisa mengambil keputusan yang sangat bijak, penuh pertimbangan, serta berdampak baik khususnya bagi sang anak.***

Share this article
Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim terkait batas usia minimal masuk SD saat ini tengah jadi perdebatan.