Khazanah

Bacaan Niat Untuk Menjalankan Puasa Syawal Serta Waktu Pelaksanaannya

Oleh: Dyah Arum Ratri Kamis 11 Apr 2024, 10:47 WIB
Ilustrasi. Puasa Syawal

AYOJAKARTA.COM - Di bulan syawal ini selain merayakan momen idul fitri ada amalan penuh berkah yang dianjurkan untuk dilakukan oleh umat muslim.

Amalan penuh berkah da dianjurkan untuk dilakukan tersebut adalah melaksanakan puasa syawal selama 6 hari.

Bahkan disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW jika umat muslim yang melaksanakan puasa Ramadhan dilanjut dengan enma hari pada bulan syawal akan mendapatkan pahala seperti berpuasa selama satu tahun.

Lantas kapan waktu pelaksanaan puasa syawal ini?

Baca Juga: Keutamaan Puasa di Bulan Syawal Sesuai Anjuran Rasulullah Bagi Umat Muslim yang Menjalankannya

Dikutip dari laman resmi NU Online pada (11/4/24), puasa syawal enam hari sendiri idealnya dilakukan persis setelah momen Hari Raya Idul Fitri.

Yaitu pada tanggal 2-7 syawal, namun jika ingin berpuasa diluar tanggal tersebut juga tidak masalah pasalnya pelaksanaan puasa syawal tak harus berurutan.

Dijelaskan juga bahwa umat muslim yang meng-qadha puasa maupun menunaikan nadzar puasa pada bulan syawal tetap akan mendapatkan keutamaan sama seperti mereka yang berpuasa sunnah syawal.

Begitu besarnya keutamaan dari puasa syawal ini, umat muslim yang berhalangan melaksanakan pada bulan syawal bahkan dianjurkan untuk meng-qadha pada bulan lain.

Baca Juga: Tentukan Awal Syawal, Kapan Kemenag Bakal Gelar Sidang Isbat?

Seperti keterangan yang terdapat di kitab-kitab turats, diantaranya seperti Nihayatus Zain karya Syekh Nawawi al-Bantani.

Ulama juga menganjurkan umat muslim untuk melafalkan niat sebelum menjalankan puasa syawal, seperti berikut bacaannya.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ. 
Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah swt.

Kemudian bagi umat muslim yang mendadak pada pagi hari tiba-tiba ingin menjalankan ibadah sunnah puasa syawal ini maka diperbolehkan berniat sejak dirinya berkehendak puasa atau saat itu juga.

Lantaran kewajiban niat puasa pada malam hari hanya berlaku untuk ibadah puasa wajib.

Sementara untuk puasa sunnah, niat puasa boleh dilakukan saat siang hari sejauh umat muslim tersebut belum makan maupun minum serta melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

Baca Juga: Mengapa Muhammadiyah Lebih Dulu Umumkan 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu Besok? Simak Alasannya di Sini!

Begini bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah swt.

Demikian informasi mengenai bacaan niat untuk melakukan puasa syawal berikut waktu pelaksanaannya.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Desi Kris