Khazanah

5 Amalan yang Bisa Dilakukan Wanita Haid untuk Meraih Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

Oleh: Dhiajeng Ayu Utri Agustin Senin 01 Apr 2024, 12:28 WIB
Ilustrasi amalan yang bisa dilakukan oleh wanita haid untuk meraih kemuliaan malam lailatul qadar.

AYOJAKARTA.COM — Memasuki 10 terakhir bulan Ramadhan, saat ini umat Islam di seluruh dunia akan menyambut datangnya malam lailatul qadar.

Ini merupakan malam kemuliaan yang lebih baik dibandingkan dengan seribu bulan.

Umat Islam akan berlomba-lomba untuk melakukan amalan soleh demi meraih kemuliaan malam lailatul qadar.

Namun, bagaimana jika seorang wanita yang sedang haid, apakah ada amalan yang bisa dilakukan untuk meraih malam lailatul qadar?

Hal ini tentu saja akan menghadirkan kesedihan tersendiri bagi muslimah atau wanita yang sedang haid dalam memasuki malam lailatul qadar.

Meski sedang memasuki masa haid bagi wanita atau muslimah,ada beberapa amalan yang bisa dilakukan untuk meraih kemuliaan malam lailatul qadar ini.

Lalu, apa saja sih amalan yang bisa dilakukan oleh wanita atau muslimah yang sedang haid untuk meraih kemuliaan malam lailatul qadar?

Dikutip dari akun Instagram @kajiansunnah.co.id, berikut ini 5 amalan yang bisa dilakukan oleh wanita haid untuk meraih kemuliaan malam lailatul qadar.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Orang yang Merugi dan Tidak Mendapat Keutamaan di Malam Lailatul Qadar

1. Membaca Al-Quran tanpa menyentuh mushaf

Amalan pertama yang bisa dilakukan oleh wanita atau muslimah yang sedang haid untuk meraih kemuliaan malam lailatul qadar yaitu membaca Al-Quran tanpa menyentuh mushaf.

Menurut mazhab Syafi'i dan Maliki, wanita yang sedang haid masih diperbolehkan untuk membaca Al-Quran di dalam hati tanpa menyentuh mushaf.

2. Banyak berdzikir

Amalan kedua yang bisa dilakukan oleh wanita atau muslimah yang sedang untuk meraih kemuliaan malam lailatul qadar yaitu dengan memperbanyak dzikir.

Meskipun tidak bisa melakukan ibadah wajib yang lainnya, tali wanita yang sedang haid masih diperbolehkan untuk berdzikir.

Bagi wanita atau muslimah yang sedang haid disarankan untuk memperbanyak bacaan tasbih, tahlil, tahmid dan masih banyak dzikir yang lainnya.

3. Memperbanyak Istighfar

Amalan selanjutnya yang bisa dilakukan oleh wanita atau muslimah yang sedang haid untuk meraih kemuliaan malam lailatul qadar yaitu dengan memperbanyak istighfar.

Bagi wanita atau muslimah yang memperbanyak istighfar, maka Allah SWT akan menghapus dosa-dosa yang telah dilakukan.

Selain itu, banyak istighfar bisa menutup semua keburukan yang dimiliki oleh manusia.

4. Memperbanyak doa

Salah satu amalan yang bisa dilakukan oleh wanita atau muslimah yang sedang haid untuk meraih kemuliaan malam lailatul qadar yaitu dengan memperbanyak doa.

Selain memperbanyak dzikir, wanita atau muslimah yang sedang haid juga bisa memperbanyak dia untuk meraih kemuliaan di malam lailatul qadar.

Sebagai seorang muslimah yang baik kamu bisa memuji Allah SWT, memohon ampunan-Nya, hingga memohon untuk keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, hingga untuk umat Islam secara umum.

5. Membaca dzikir lailatul qadar

Membaca dzikir lailatul qadar menjadi salah satu amalan yang bisa dilakukan oleh wanita atau muslimah yang sedang haid.

Dzikir ini berdasarkan riwayat dari Aisyah radhiyallahu anha, yang artinya:

"Aku bertanya 'Wahai Rasulullah, jika aku menjumpai satu malam yang itu merupakan lailatul qadar, apa yang aku ucapkan?' Rasulullah SAW menjawab, " Ucapkanlah, Ya Allah sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha Pemaaf dan Pemurah maka maafkanlah diriku." (Hadits shahih, diriwayatkan At- Turmudzi  dan Ibnu Majah)

Adapun bunyi dzikir tersebut yaitu:

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Artinya: "Ya Allah sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha Pemaaf dan Pemurah maka maafkanlah diriku."

Baca Juga: Malam Lailatul Qadar, Ini 4 Amalan Sunnah yang Bisa Dilakukan Menurut Ajaran Nabi Muhammad

Demikian informasi mengenai amalan yang bisa dilakukan oleh wanita atau muslimah yang sedang haid untuk meraih kemuliaan malam lailatul qadar. ***

Reporter Dhiajeng Ayu Utri Agustin
Editor Tedi Rukmana