AYOJAKARTA.COM — Malam Lailatul Qadar adalah momen yang sangat istimewa dalam agama Islam, bahkan lebih bernilai daripada ribuan bulan lainnya.
Setiap muslim sangat berharap untuk bisa meraih keberkahan malam tersebut.
Namun, bagaimana sebaiknya memanfaatkannya? Apa amalan yang paling dianjurkan menurut ajaran Nabi Muhammad SAW?
Dikutip dari NU Online, menurut hadis yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari, Rasulullah SAW menyatakan bahwa orang yang berpuasa selama bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan harapan akan pahala dari Allah, akan diampuni dosa-dosanya.
Begitu juga, siapapun yang mempergunakan malam Lailatul Qadar untuk ibadah dengan keimanan dan harapan yang sama, dosa-dosanya juga akan diampuni.
Imam Al-Ghazali mengungkapkan bahwa menyempurnakan malam Lailatul Qadar berarti menghidupkannya dengan shalat Tahajud.
Baca Juga: 4 Keistimewaan Malam Lailatul Qadar, Salah Satunya Adalah Malam Yang Penuh Dengan Keberkahan
Sementara menurut Sufyan At-Tsauri, doa merupakan amalan yang paling utama pada malam tersebut.
Dia menyatakan bahwa berdoa di malam itu lebih disukai daripada hanya melakukan shalat.
Menurut Al-Hafizh Ibnu Rajab, yang mengutip ungkapan Sufyan At-Tsauri, memperbanyak doa adalah lebih baik daripada hanya melakukan shalat.
Hal ini terutama jika seseorang membaca Al-Quran dan memohon kepada Allah dengan sungguh-sungguh dalam doanya.
Beliau mencontohkan bahwa Nabi Muhammad SAW selalu melakukan shalat Tahajud di malam-malam Ramadhan, sambil membaca Al-Quran dengan tartil.
Ketika beliau membaca ayat-ayat yang penuh rahmat, beliau berdoa, dan jika ayat-ayat tentang azab dibaca, beliau meminta perlindungan kepada Allah.
Dengan demikian, gabungan dari empat amalan sunah Nabi, yaitu shalat malam atau Tahajud, membaca Al-Quran, berdoa dengan doa yang diajarkan Nabi khusus untuk Lailatul Qadar, dan melakukan tafakur, adalah amalan yang paling utama.
Selain itu, alaman ini juga sempurna untuk dilakukan pada malam-malam terakhir Ramadan serta malam-malam lainnya.***

Share this article
Malam Lailatul Qadar adalah momen yang sangat istimewa dalam agama Islam, bahkan lebih bernilai daripada ribuan bulan lainnya.