AYOJAKARTA.COM — Pada bulan Ramadhan, akan ada malam yang disebut dengan lailatul qadar.
Lailatul qadar ditunggu banyak orang muslim karena malam ini adalah malam yang paling baik.
Apakah sebenarnya pengertian malam lailatul qadar itu dan kapan terjadinya? Apakah ada doa khususnya?
Berikut adalah penjelasan lengkapnya tentang malam lailatul qadar.
Baca Juga: Buya Yahya Ungkap Pentingnya Mencari Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadan, Mengapa?
1. Pengertian
Dilansir dari NU Online, di dalam surat Al-Qadr, telah disebutkan kalau malam lailatul qadar itu lebih baik dari 1000 bulan.
Sehingga, pada malam lailatul qadar itu, ibadah yang dilakukan akan berlipat ganda pahalanya dan lebih baik dari beribadah dalam 1000 bulan.
Pada malam lailatul qadar, orang-orang yang memiliki dosa akan diampuni. Hal ini sesuai dengan HR. Bukhari Muslim.
“Barang siapa menghidupkan lailatul qadar dengan penuh keimanan dan hanya mencari pahala dari Allah, maka akan terampuni dosa-dosanya yang lalu maupun yang baru,” (HR. Bukhari Muslim)
Pada malam lailatul qadar, akan banyak malaikat yang turun ke bumi dan mengaminkan doa umat Islam yang beribadah pada malam itu.
Baca Juga: Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar dan Amalan yang Harus Dikerjakan, Berikut Kata Ustaz Adi Hidayat
2. Kapan Terjadinya Malam Lailatul Qadar?
Tidak ada yang tahu kapan terjadinya malam lailatul qadar. Namun, malam lailatul qadar terjadi di malam ganjil 10 hari terakhir.
Sehingga bisa terjadi pada malam Ramadhan ke 21, 23, 25, 27, dan 29. Itulah malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
Berdasarkan hadits yang diriwayatkan Ahmad, pada malam itu tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin, sehingga pagi harinya matahari tak terlalu terik bersinar.
“Lailatul qadar kemungkinan besar terjadi di malam ganjil pada 10 hari terakhir yaitu antara malam 21, 23, 25, 27 atau 29. Dengan ciri-ciri tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin, dan keesokan harinya cahaya matahari tidak terik menyinari bumi,” (HR. Ahmad)
3. Doa Lailatul Qadar
Adapun doa yang biasa dibacakan pada 10 malam terakhir pada bulan Ramadhan di masjid setelah salat Tarawih dan Witir.
Doa ini bisa dibacakan pada malam-malam ganjil yang diperkirakan terjadinya lailatul qadar.
Berikut adalah doanya:
Allahumma innaka afuwwun tuhibbul ’afwa fa’fu ’anni.
Artinya:
“Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku,”.
Itulah penjelasan apa itu malam lailatul qadar dari pengertian, kapan terjadinya, dan doanya.***