AYOJAKARTA.COM - Ustazah sekaligus dokter inspiratif, dr Aisah Dahlan menyebut jika orang tua mempunyai anak galak itu harus bersyukur, apa alasannya?
Mulanya, dr Aisah Dahlan menceritakan bahwa adiknya sempat tersandung kasus narkoba.
Padahal, adik dr Aisah Dahlan ini dikenal sebagai sosok anak yang baik-baik namun ternyata bisa sampai terkena narkoba.
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh dr Aisah, akhirnya ia menyadari sesuatu bahwa 60 persen anak yang terkena narkoba itu berasal dari anak yang memiliki watak damai.
Maksudnya adalak, anak yang tidak enak menolak ajakan orang lain untuk menghindari konflik.
Hal itu disampaikan oleh dr Aisah dalam podcastnya bersama Denny Sumargo.
“60 persen anak yang kena narkoba yang anak watak damai, damai tuh maksudnya yang 'iya terserah' anak yang nggak suka konflik, makanya susah bilang tidak pada tekanan teman sebaya,” terangnya.
Watak ini lah yang menjadi kelemahannya sehingga terkesan penakut.
“Jadi watak hasrat damai itu kelemahannya terkesan penakut karena ada tekanan lagi,” ujarnya.
Selain itu, keterbatasan ilmu soal narkoba juga menjadi salah satu faktor penyebab anak bisa terjerumus ke barang haram tersebut.
Untuk itu, ia mengajarkan kepada para orang tua untuk mendidik anaknya agar bisa sedikit galak.
“Untuk pola parenting harus tahu kalau kita punya anak damai ajarin juga untuk anak galak sedikit,” jelasnya.
Malah, ia menyebut jika orang tua memiliki anak galak mereka patut bersyukur karena bandar narkoba takut dengan anak yang galak.
“Malah yang punya anak galak “anak saya galak Bu Aisah”, syukur dulu, kenapa? Bandar takutlah sama anak galak,” katanya.
Bahkan ia juga menyebut hanya 10 persen anak yang galak yang sampai terkena narkoba karena mereka tidak takut untuk menolak ajakan yang negatif.
“Makanya anak yang mengatur atau sedikit tegas itu cuma 10 persen yang kena,” kata dr Aisah Dahlan.