Khazanah

Keistimewaan 10 Hari Terakhir Ramadhan: Momentum Emas untuk Meningkatkan Ibadah di Malam Lailatul Qadar

Oleh: Fajar Ari Wibowo Minggu 23 Mar 2025, 12:23 WIB
Tiba waktunya pada 10 hari terakhir Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia didorong untuk meningkatkan ibadah.

AYOJAKARTA.COM -- Tiba waktunya pada 10 hari terakhir Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia didorong untuk meningkatkan ibadah.

Pada 10 hari terakhir Ramadhan ini, banyak keistimewaan yang bisa kalian dapatkan, salah satunya adalah malam Lailatul Qodar.

Malam Lailatul Qadar, malam yang pahalanya dilipatgandakan, diyakini berada di antara 10 gari terakhir Ramadhan pada malam ganjil.

Baca Juga: Puasa di Bulan Ramadhan Bisa Mereset Hormon? Coba Terapkan Konsep Intermittent Fasting Berbuka Secukupnya

Dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Bousal TV pada Minggu, 23 Maret 2025, 10 hari terakhir Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperoleh keistimewaan bulan suci.

Dijelaskan bahwa, dengan merahasiakannya waktu Lailatul Qadar, Allah Subhanahu Wata'ala mendorong setiap muslim untuk memperbanyak ibadah secara menyeluruh pada hari-hari terakhir.

Momen ini mengajak umat Islam untuk memanfaatkan waktu dengan sholat tarawih, i’tikaf, dan sedekah, sebagaimana telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Keistimewaan malam Lailatul Qadar tidak hanya terletak pada ganjaran pahala yang luar biasa dilipatgandakan.

Baca Juga: Momen Paling Dirahasiakan di Bulan Ramadhan, Ternyata Ini Sejarah dan Tanda Malam Lailatul Qadar

Tetapi juga sebagai waktu untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ketaatan kepada Allah SWT.

Para ulama menekankan agar 10 hari terakhir Ramadhan tidak menyia-nyiakan untuk aktivitas duniawi.

Umumnya, menjelang Lebaran banyak yang sibuk mencari kebutuhan, seperti belanja atau nongkrong di mall.

Perbuatan semacam ini tidak mencerminkan kita sebagai umat Islam yang taat akan nasihat Nabi SAW.

Baca Juga: Tetap Semangat di 10 hari Terakhir Ramadhan! 4 Tips Jaga Kesehatan Badan agar Tetap Full Energi Seharian

Pada momentum inilah kita difokuskan untuk memperbanyak amalan yang dapat mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Hal ini sejalan dengan riwayat yang diriwayatkan dari Aisyah RA, yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah di sepuluh hari terakhir Ramadhan (HR. Muslim).

Kesungguhan Nabi SAW dalam meningkatkan ibadah di periode ini merupakan teladan bagi seluruh umat.

Semua hari di bulan puasa memiliki keistimewaan, namun 10 hari terakhir merupakan waktu yang sangat spesial.

Baca Juga: Jangan Tunggu Ramadhan, Ziarah Kubur Kapan Saja Bisa! Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah

Dengan semangat untuk meraih malam Lailatul Qadar dan memperbanyak amal ibadah, diharapkan setiap Muslim dapat menjalani momentum ini dengan penuh kesungguhan.

Harapannya, semoga setiap ibadah yang dilakukan diterima oleh Allah SWT.

Dengan begitu, langkah kita akan membawa keberkahan, dan kebaikan yang melimpah bagi seluruh umat Islam.***

Reporter Fajar Ari Wibowo
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil