AYOJAKARTA.COM - Nabi Muhammad SAW lahir pada 12 Rabiul Awal pada saat tahun gajah.
Peringatan kelahiran Nabi Muhammad disebut dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Acara memperingati Maulid Nabi di Indonesia merupakan salah satu acara yang sering dilakukan dalam setiap tahunnya.
Baca Juga: Ada Perbedaan di Kalender 2023, Libur Maulid Nabi 2023 Tanggal Berapa? Cek SKB 3 Menteri Terbaru
Untuk tahun ini, perayaan Maulid Nabi jatuh pada hari ini Kamis (28/9/2023).
Biasanya di setiap daerah pun memiliki cara uniknya sendiri untuk menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Beberapa ahli agama mengemukakan pendapatnya tentang hukum perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, simak penjelasannya!
Baca Juga: Sejarah Singkat dan Makna di Balik Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Penjelasan Tentang Maulid Nabi
Dihimpun dari kanal Youtube Taman Surga Net, Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa memperingati Maulid Nabi bukanlah Bid'ah.
Sebab Maulid itu berisi tentang mengajarkan Rasulullah SAW, Maulid adalah doa, dan shalawat untuk mengingatkan para umat Islam tentang keagungan dan kemuliaan.
Selain itu juga memperingati Maulid Nabi merupakan salah satu bukti cinta umat islam kepada Nabi Muhammad.
Ustaz Abdul Somad pun menuturkan bahwa orang-orang yang menyebutkan peringatan Maulid Nabi adalah Bid’ah kelak di akhirat akan diperlihatkan oleh Allah SWT dan Nabi Muhammad tentang keagugangan dari Maulid Nabi itu sendiri.
Ia pun menjelaskan bahwa Imam Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani menyebutkan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati setiap tahun.
Sama halnya seperti memperingati selamatnya Nabi Musa sebagai hari As-syura, maka hukum memperingati kelahiran Nabi Muhammad pun wajib bagi umat Islam untuk diperingati sebagai Maulid Nabi.
“Kalau selamatnya Nabi Musa diperingati setiap tahun dan disyukuri setiap tahun, maka kelahiran Nabi Muhammad SAW pun diperingati dan disyukuri setiap tahun.” ucapnya, dikutip Ayojakarta.com dari kanal Youtube Taman Surga Net, Rabu (27/09/2023).
Dianjurkan bagi kita umat islam untuk memperbanyak shalawat di bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, sebagai bentuk rasa cinta kita kepada Rasulnya.
Selain itu juga berkumpul dengan umat Nabi Muhammad SAW dalam perayaan Maulid Nabi sebagai bentuk menjaga tali silaturahmi dengan sesama umat muslim.***