AYOJAKARTA.COM – Dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, biasanya umat Islam akan menggelar acara yang bertema islami.
Dan dalam acara tersebut biasanya akan menampilkan banyak tampilan, seperti shalawat, berpidato tentang kelahiran nabi, dan bahkan ada juga yang menampilkan pembacaan puisi.
Biasanya puisi yang islami juga bisa dibacakan untuk mengikuti lomba membaca puisi dalam rangka memperingati kelahiran nabi.
Baca Juga: 30 Link Twibbon Maulid Nabi 2023, Bisa Download secara Gratis dan Dapat Dipasang Jadi Foto Profil
Dan untuk kamu yang dengan mencari referensi terkait puisi yang dibacakan dengan tema memperingati kelahiran nabi, kamu dapat membawa puisi dengan judul “Ya Rasulullah” yang mana dibuat oleh Mustofa Bisri atau biasa dikenal dengan Gus Mus.
Puisi karya Gus Mus ini sudah terkenal dan bahkan jika dihayati akan sangat merasakan setiap bait yang dibacakan.
Oleh karena itu, berikut adalah bunyi puisi dengan judul “Ya Rasulullah” karya Gus Mus, yaitu:
Baca Juga: 12 Ide Kegiatan Islami dalam Menyambut Hari Maulid Nabi 2023 di Sekolah dan Tingkat Desa
Ya Rasulullah – Karya: Gus Mus
Ya Rasulallah
aku ingin seperti santri berbaju putih
yang tiba-tiba datang menghadapmu
duduk menyentuhkan kedua lututnya pada lutut agungmu
dan meletakkan telapak tangannya di atas paha-paha muliamu
lalu aku akan bertanya
Ya Rasulallah
tentang islamku?
ya Rasulallah
tentang imanku?
ya Rasulallah
tentang ihsan?
Baca Juga: Contoh Tema untuk Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Spiritual dan Religius
Ya Rasulallah
mulut dan hatiku bersaksi
tiada tuhan selain Allah
dan engkau ya Rasulullah utusan Allah
tapi kusembah juga diriku Astaghfirullah
dan risalahmu hanya kubaca bagai sejarah
Ya Rasulallah
setiap saat jasadku shalat
setiap kali tubuhku bersimpuh
diriku jua yang kuingat.
setiap saat kubaca shalawat
setiap kali tak lupa kubaca salam
Assalamu'alaika Ayyuhan Nabiyyu Warahmatullahi Wabarakatuh
salam kepadamu wahai nabi juga rahmat dan berkat Allah
tapi tak pernah kusadari apakah di hadapanku
kau menjawab salamku
bahkan apakah aku menyalamimu
Baca Juga: Wajib Dilestarikan! Inilah Tradisi Unik Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia
Ya Rasulallah
ragaku berpuasa
dan jiwaku kulepas bagai kuda
Ya Rasulallah
sekali-kali ku bayar zakat dengan niat
dapat balasan kontan dan berlipat
ya Rasulallah
aku pernah naik haji
sambil menaikkan gengsi
ya Rasulallah, sudah islamkah aku?
Ya Rasulallah
aku percaya Allah dan sifat-sifat-Nya
aku percaya malaikat
percaya kitab-kitab suci-Nya
percaya nabi-nabi utusan-Nya
aku percaya akhirat
percaya qadha-qadar-Nya
seperti yang kucatat
dan kuhafal dari ustad
tapi aku tak tahu
seberapa besar itu mempengaruhi lakuku
ya Rasulallah, sudah imankah aku?
Baca Juga: Sudah Tahu Belum? 5 Makna di Balik Acara Maulid Nabi Muhammad SAW
Ya Rasulallah
setiap kudengar panggilan
aku menghadap Allah
tapi apakah Ia menjumpaiku
sedang wajah dan hatiku tak menentu
ya Rasulallah, dapatkah aku berihsan?
Ya Rasulallah
ku ingin menatap meski sekejap
wajahmu yang elok mengerlap
setelah sekian lama mataku hanya menangkap gelap.
Ya Rasulallah
kuingin mereguk senyummu yang segar
setelah dahaga di padang kehidupan hambar
hampir membuatku terkapar.
Ya Rasulallah
meski secercah, teteskan padaku
cahyamu
buat bekalku sekali lagi
menghampiri-Nya.

Share this article
Puisi "Ya Rasulullah" karya Gus Mus adalah ungkapan perasaan indah dan mendalam tentang rasa cinta dan penghormatan terhadap Nabi Muhammad.