AYOJAKARTA.COM — Sebagai seorang Muslim, menjaga kebersihan dan kesucian dari hadas besar adalah kewajiban.
Namun, gimana kalau pas puasa harus mandi wajib di siang hari? Apakah puasa tetap sah atau malah batal?
Dalam Islam, mandi wajib itu bagian dari cara menyucikan diri setelah hadas besar, misalnya setelah berhubungan suami istri atau mimpi basah.
Nah, kabar baiknya, mandi wajib nggak bikin puasa batal. Selama air nggak masuk ke dalam tubuh, puasa tetap aman.
Dikutip dari laman baznas.go.id, mandi wajib bukan termasuk hal yang membatalkan puasa.
Selama seseorang tidak melakukan hal-hal yang dilarang saat puasa (seperti makan, minum, atau berhubungan suami istri), maka puasanya tetap sah meskipun harus mandi wajib di siang hari.
Baca Juga: Menu Buka Puasa Sederhana: Telur Barendo Padang dan Teh Kurma, Praktis dan Murah!
Bolehkah Menunda Mandi Wajib Setelah Sahur?
Jawabannya, boleh. Kalau seseorang dalam keadaan junub sebelum fajar, ia masih boleh makan sahur dulu dan kemudian mandi wajib setelahnya, selama sudah berniat puasa sebelum waktu Subuh tiba.
Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Aisyah RA dan Ummu Salamah RA berkata bahwa Rasulullah SAW pernah dalam keadaan junub ketika fajar tiba, lalu beliau mandi dan tetap berpuasa. Hadis ini jadi dalil kuat bahwa mandi wajib setelah sahur tidak mempengaruhi keabsahan puasa.
Walaupun boleh menunda mandi wajib, tetap lebih baik menyegerakan mandi supaya tubuh lebih segar dan siap menjalankan ibadah dengan maksimal.
Apalagi kalau siang harinya harus beraktivitas, mandi bisa bikin badan lebih fresh dan nggak gampang lemas.***