AYOJAKARTA.COM – Keputusan Inara Rusli istri Virgoun untuk membuka cadar atau niqab yang ia gunakan selama ini menjadi topik hangat di kalangan publik.
Inara Rusli menuturkan alasannya membuka cadar yang melengkapi hijabnya selama ini lantaran kini dirinya harus bekerja untuk menghidupi anak-anaknya.
Seperti yang diketahui, rumah tangga Inara Rusli saat ini tengah berada di ujung tanduk usai dirinya digugat cerai oleh Virgoun.
Selain itu, ulama yang mendampinginya yakni Ustaz Derry Sulaiman juga menuturkan jika Virgoun sendiri pernah meminta Inara untuk membuka cadarnya.
Hal itu juga disampaikan oleh Inara Rusli saat menggelar konferensi pers pada Kamis, 18 Mei 2023 kemarin.
Keputusan besar Inara Rusli yang membuka cadarnya tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan besar bagi publik.
Bagaimanakah sebenarnya hukum melepas cadar? Apakah diperbolehkan?
Baca Juga: Kronologi Viral Wamendagri Somasi Veronica Rp11,25 Miliar, Soal Namanya Jadi Ayah dari Seorang Bayi!
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @anthony_rma pada Jumat, (18/5/23), Ustaz Abdul Somad menjelaskan soal hukum melepas cadar atau niqab yang digunakan oleh kaum muslimah.
Dalam penjelasannya, Ustaz Abdul Somad menuturkan jika ada dua pendapat ulama dalam hal ini.
“Pendapat yang pertama mengatakan cadar wajib,” kata Ustaz Abdul Somad.
“Ulama Saudi Arabia Syekh Ibnu Utsaimin, Syekh Tuiqri, Syekh Abdul Aziz bin Baz mengatakan cadar wajib,” imbuhnya.
Kemudian Ustaz Abdul Somad menjelaskan pendapat ulama yang kedua soal melepas cadar atau niqab.
Di mana pendapat kedua ini ulama menuturkan jika cadar itu baik namun sifatnya tidak wajib.
“Pendapat yang kedua Syekh Muhammad Al Ghazali, Syekh Muhammad Mutawalli Sya'rawi, Syekh Yusuf Al Fardawi mengatakan cadar baik tapi tidak sampai wajib,” terang UAS.
Kemudian Ustaz Abdul Somad mengatakan pendapat pribadinya tentang persoalan hukum melepas cadar seperti yang dilakukan Inara Rusli.
Ustaz Abdul Somad sendiri menuturkan jika dirinya menganut paham pertengah, di mana baginya bercadar itu baik namun tidak bercadar juga baik.
“Ustaz pilih mana? Saya yang pertengahan, yang mau pakai cadar silahkan, yang mau lihatkan wajah silahkan, yang pakai cadar bagus,” ujar UAS.
“Laki-laki jangan ngejek yang pakai cadar, yang pakai cadar silahkan karena cadar bagian dari ajaran agama islam
Yang belum pakai cadar ya gak apa-apa karena ada pendapat ulama yang membolehkan nggak pakai cadar,” imbuhnya.
Lebih lanjut UAS mengatakan, “Yang jadi masalah Pak Ustaz, dia buka tutup, kadang make cadar kadang nggak, ya nggak apa-apa karena tidak keluar dari dua pendapat tadi.”***