Khazanah

AWAS! Sombong dengan Kesuksesan Tak Akan Buat Hidup Bahagia, Ini Penjelasan Buya Yahya

Oleh: Nisrina Harum Lestari Minggu 09 Apr 2023, 13:35 WIB
Buya Yahya

AYOJAKARTA.COM Setiap umat manusia pasti ingin apa yang sudah dicita-citakan bisa tercapai.

Akan ada rasa kebanggaan tersendiri apabila seseorang mampu mewujudkan keinginannya tersebut.

Sayangnya, sering kali seseorang menjadi sombong atas kesuksesan yang telah diraihnya.

Baca Juga: Terciduk Lakukan 3 Korupsi Sekaligus, Bupati Meranti Muhammad Adil: Mohon Maaf Saya Khilaf

Dalam Islam, sombong adalah salah satu sifat manusia yang dibenci oleh Allah SWT.

Salah satu pendakwah Indonesia, Buya Yahya, pernah memberikan nasihat dalam ceramahnya agar tidak menjadi manusia yang sombong.

Ini karena, Buya Yahya mengatakan bahwasannya kesombongan tidak akan membawa kebahagiaan.

“Kesombongan tidak akan membawa kebahagiaan. Yang melahirkanmu siapa? Yang membesarkanmu siapa?” kata Buya Yahya dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Dhany Bias pada Minggu (9/4/2023).

Baca Juga: Terkuak! Ini Sumber Dana yang Dipakai Anies Baswedan untuk Safari Politik Keliling Indonesia: Ada dari Pribadi

“Sekolah dengan kecerdasannya, iya kamu cerdas, kamu hebat, tapi ayahmu dengan jerih payahnya banting tulang berkeringat lihat kepala jadi kaki, kaki jadi kepala, lihat hanya untuk menyekolahkan kamu setelah kamu sukses berkata ini jerih payahku, sombong,” sambungnya.

Buya Yahya menerangkan bahwasannya orang yang hebat bukanlah orang yang sombong.

Bagi Buya Yahya, orang hebat adalah mereka yang mampu mengucapkan terima kasih kepada sesama manusia.

Baca Juga: Simak Jumlah Soal dan Passing Grade SKD untuk Persiapan CPNS 2023!

Sejatinya, terima kasih yang sesungguhnya adalah kepada Allah SWT, akan tetapi ungkapan terima kasih kepada Allah bisa saja tidak diterima.

Allah SWT tidak menerima ucapan terima kasih dari hambanya kecuali ia berterima kasih kepada sesama manusia.

Terlebih ucapan terima kasih tersebut ditujukan kepada orang-orang yang berada di balik kesuksesan kita.

“Tetapi orang hebat adalah pandai berterima kasih. Terima kasih yang sesungguhnya memang kepada Allah, tapi Allah tidak menerima terima kasihnya seorang hamba kecuali dia berterima kasih kepada manusia,” terangnya.

Baca Juga: Gempa Bumi 5.0 M Guncang Sumbawa, Titik Lokasi Berada di Laut

“Yang tidak berterima kasih kepada manusia belum terima kasih kepada Allah. Jadi begitu adalah kalimat yang benar, saya sukses, tentu dibalik kesuksesan Allah melalui tangan ibundaku, ayahandaku, sahabatku, guruku,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Irma Joanita