AYOJAKARTA.COM -– Pada ramadan ke-17 akan diperingati satu peristiwa penting yaitu Nuzulul Quran.
Pada ramadan tahun 2023 ini, peringatan nuzulul quran akan jatuh tepatnya pada 8 April 2023.
Peristiwa Nuzulul Quran sendiri merupakan momen turunnya alquran dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.
Lailatul QadarBaca Juga: Tanda-tanda Rahasia Malam Lailatul Qadar, Saat Al Quran Diturunkan ke Langit Dunia
Di mana proses turunnya alquran dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap pertama diturunkan secara lengkap dari Lauhul Mahfudz tepat pada malam Lailatul Qadar.
Kemudian tahap kedua diturunkan secara bertahap melalui malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW.
Maka dari itu, malam Nuzulul Quran begitu sangat mulia dan penuh keistimewaan juga berkah.
Lantas amalan apa saja yang sebaiknya dilakukan pada saat malam Nuzulul Quran?
Dilansir AyoJakarta.com dari laman Republika.co.id pada Kamis (30/3/23), berikut 3 amalan penting yang dapat dikerjakan saat Nuzulul Quran.
Baca Juga: Kapan Turunnya Al Quran? Malam Nuzulul Quran atau Lailatul Qadar?
1. Perbanyak baca Alquran
Saat momen Nuzulul Quran diharapkan agar umat Islam bisa lebih menambah kecintaan dan juga bacaan kitab suci Alquran.
Namun diharapkan kecintaan dan bertambahnya bacaan alquran tersebut tidak hanya saat Nuzulul Quran saja melainkan seumur hidup.
Seperti yang diketahui, Alquran adalah sebuah petunjuk sekaligus pegangan bagi umat islam agar selamat dunia dan akhirat.
Nabi Muhammad SAW bersabda,
ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡُ ﻭَﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ ﻳَﺸْﻔَﻌَﺎﻥِ ﻟِﻠْﻌَﺒْﺪِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ، ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡُ : ﺃَﻱْ ﺭَﺏِّ، ﻣَﻨَﻌْﺘُﻪُ ﺍﻟﻄَّﻌَﺎﻡَ ﻭَﺍﻟﺸَّﻬَﻮَﺍﺕِ ﺑِﺎﻟﻨَّﻬَﺎﺭِ، ﻓَﺸَﻔِّﻌْﻨِﻲ ﻓِﻴﻪِ، ﻭَﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ : ﻣَﻨَﻌْﺘُﻪُ ﺍﻟﻨَّﻮْﻡَ ﺑِﺎﻟﻠَّﻴْﻞِ، ﻓَﺸَﻔِّﻌْﻨِﻲ ﻓِﻴﻪِ، ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﻴُﺸَﻔَّﻌَﺎﻥِ
Artinya:
"Amalan puasa dan membaca Al Quran akan memberi syafaat bagi seorang hamba di hari kiamat. Puasa berkata: Wahai Rabb, aku telah menahannya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkanlah aku memberi syafa'at kepadanya. Dan Al Quran berkata: Aku menahannya dari tidur di waktu malam, maka izinkanlah aku memberi syafa'at kepadanya, maka keduanya pun diizinkan memberi syafaat." (HR Ahmad)
Baca Juga: Kapan dan Apa Tanda Malam Lailatul Qadar Datang? Siap-siap Dapat Pahala Berlipat Ganda!
2. Iktikaf di Masjid
Amalan kedua yang bisa dilakukan saat momen Nuzulul Quran adalah berdiam diri atau iktikaf di masjid.
Tentunya tidak hanya berdiam diri saja, namun juga mengisi iktikaf di masjid dengan memperbanyak ibadah dan berdzikir serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Perintah untuk mengerjakan iktikaf di masjid pada saat Nuzulul Quran juga tertulis dalam surat al-Baqarah ayat 125,
وَإِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِلنَّاسِ وَأَمْنًا وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى ۖ وَعَهِدْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ أَنْ طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَوَالْعَاكِفِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِ
Artinya: "Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumahKu untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud".
3. Memperbanyak doa
Amalan ketiga pada saat Nuzulul Quran adalah dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT sebanyak-banyaknya.
Sembari memanjatkan doa juga memohon ampunan serta pertolongan kepada Allah SWT.
Berikut doa yang bisa dipanjatkan kepada Allah SWT saat Nuzulul Quran.
Doa Memohon Ampun
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku."
Doa Meminta Keselamatan dan Keberkahan
اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلَامَةً فِى الدِّيْنِ، وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَ زِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَ بَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَ تَوْبَةَ قَبْلَ الْمَوْتِ وَ رَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ، اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِيْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ، وَ نَجَاةً مِنَ النَّارِ وَ الْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu keselamatan ketika beragama, kesehatan badan, limpahan ilmu, keberkahan rezeki, tobat sebelum datangnya maut, rahmat pada saat datangnya maut, dan ampunan setelah datangnya maut. Ya Allah, mudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, berikanlah kami keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat hisab”.***(Dyah Arum Ratri)