AYOJAKARTA.COM -- Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang paling ditunggu oleh seluruh umat Islam di dunia saat bulan Ramadan tiba.
Pasalnya disebutkan dalam Al Quran dan Hadist bahwa malam Lailatul Qadar merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Bahkan tak hanya itu, seorang muslim yang mendapatkan kesempatan untuk melakukan kebaikan di malam Lailatul Qadar maka pahalanya setara dengan mengerjakan selama seribu bulan yakni sekitar 83-84 tahun.
Baca Juga: Mudah! Ini Sebaik-baiknya Amalan yang Rasulullah Lakukan saat Ramadan Kata Buya Yahya
Hal ini pun telah diterangkan secara gamblang di dalam surat Al Qadr yang mengatakan malam Lailatul Qadar merupakan malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan.
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur’an pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. al-Qadr, [97]: 1–5).
Baca Juga: MasyaAllah! Mbah Moen Sebut Jika Tidak Ada Bulan Ramadan Maka Dunia Bakal Kacau, Kenapa?
Lantas, kapan tepatnya malam Lailatul Qadar itu datang?
Dikutip AyoJakarta.com dari sebuah artikel yang diterbitkan oleh mmunication.uii.ac.id dengan judul "Malam Lailatul Qadar: Cara Mendapatkan dan Tanda-tandanya", tidak ada ulama yang secara spesifik menerangkan tanda-tanda datangnya malam Lailatul Qadar seperti udara yang sangat dingin atau rasa kantuk yang begitu kuat sehingga malas untuk beribadah.
Namun berdasarkan pernyataan dari KH Quraish Shihab bahwa sebagai seorang muslim wajib mengimani malam lailatul qadar berdasarkan pernyataan Al Quran yang tertulis di dalam dua surat.
“Ada suatu malam yang bernama Lailatul Qadar” (baca QS Al-Qadr: 1) dan malam itu merupakan “malam yang penuh berkah di mana dijelaskan atau ditetapkan segala urusan besar dengan kebijaksanaan” (baca QS Ad-Dukhan: 3).
Kendati demikian berdasarkan pernyataan salah satu ulama hadits dari mazhab Syafi’i dalam Fathul Bari mengatakan bahwa salah satu tanda datangnya malam Lailatul Qadar adalah pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan.***(Ardiany Fitri Sholekhah)

Share this article
Pasalnya disebutkan dalam Al Quran dan Hadist bahwa malam Lailatul Qadar merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan.