Khazanah

Ustaz Adi Hidayat Ungkap Ciri Puasa Ramadan Seseorang Diterima, Ternyata Seperti Ini

Oleh: Nisrina Harum Lestari Rabu 05 Apr 2023, 03:02 WIB
Ciri Puasa Ramadan yang Diterima Allah Menurut Ustaz Adi Hidayat

AYOJAKARTA.COM---Tak terasa umat muslim di seluruh dunia sudah menjalankan ibadah puasa Ramadan selama hampir dua minggu.

Sebagaimana diketahui, puasa Ramadan adalah ibadah yang wajib ditunaikan oleh umat muslim.

Ketika menjalankan ibadah puasa, umat muslim tentu ingin sekali mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Baca Juga: Bagaimana Hukum Puasa Ramadan Ketika Lupa Membaca Niat? Apakah Sah? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Selain itu, umat muslim pasti ingin mendapatkan perlindungan dari berbagai hal-hal buruk.

Salah satu tokoh agama di Indonesia, yakni Ustaz Adi Hidayat pernah menyampaikan bahwa Nabi Muhammad pernah menyampaikan tentang puasa seorang hamba yang diterima oleh Allah SWT.

Baca Juga: Kapan Waktu Bayar Fidyah Puasa Ramadan? Berikut Panduan Lengkap, Niat, Takaran Beserta Penyalurannya

Apabila seseorang melaksanakan puasa Ramadan dengan benar, maka ia akan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa Allah SWT akan memberikan perlindungan berupa perisai yang menjauhkan dari hal-hal buruk.

“Kata Nabi yang pertama kali akan terjadi pada orang yang puasanya benar dia akan mendapatkan perlindungan berupa perisai dari Allah, hasil dari latihan puasanya yang dapat membentengi dia dari setan,” kata Ustaz Adi Hidayat dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Khalifah Production, Selasa (4/4/2023).

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa apabila seseorang berhasil menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan benar, maka ia akan dijauhkan dari setan.

Baca Juga: Belum Mandi Junub Setelah Subuh, Apakah Puasanya Sah? Jangan Sampai Tak Sah, Simak Penjelasan Buya Yahya

Ini karena, setan hanya bisa menggoda manusia dan mengarahkan pada keburukan.

Ustaz Adi Hidayat kemudian menerangkan apabila seseorang ingin mendapatkan perlindungan dari Allah SWT, maka jalankan ibadah yang diperintahkan.

“Supaya terbentengi dari itu semua, kata Nabi SAW, kita itu dihadiahi sekarang oleh Allah satu ibadah yang kalau dilakukan ibadah itu akan mengakumulasi ibadah-ibadah yang lainnya yang saat bersamaan dahsyatnya ibadah ini bisa menghadirkan junnah perisai yang membentengi dari setan,” terangnya.

“Karena itu ketika dilakukan ibadahnya saat yang bersamaan, bisa ditahan maksiatnya, ditingkatkan amal sholehnya,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Kiki Dian Sunarwati