AYOJAKARTA.COM – Pendakwah Ustaz Abdul Somad atau biasa disapa UAS menjelaskan makna dari puasa di bulan Ramadan.
Terlebih banyak sekali hikmah d an fungsi yang bisa dipetik di bulan Ramadan yang suci ini.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Nur Ilmi pada Minggu, (26/3/2023) Ustaz Adi Hidayat menjelaskan 5 poin penting hikmah di bulan Ramadan.
Baca Juga: 6 Persiapan Mudik Lebaran 2023 Bawa Bayi Naik Bus agar Aman dan Nyaman
“Di antara hikmah yang bisa kita petik di bula Ramdan, setidaknya ada lima poin penting,” kata Ustaz Abdul Somad.
1.Bisa Merasakan Perasaan Orang Lain
Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa level lapar kita berbeda dengan lapar orang yang kesusahan.
Selama bulan Ramadan kita menahan lapar sampai Maghrib, sementara mereka tidak tahu lapar itu akan berhenti.
“Lapar kita ada batasan waktunya nanti adzan Maghrib berkumandang kita akan makan, kita akan minum dengan nikmat,” kata UAS.
“Tapi saudara kita nun yang jauh disana atau mungkin dekat dengan rumah kita, mereka lapar setiap saat,” tuturnya.
Dijelaskan Ustaz Abdul Somad, jika kita merasakan nikmat makan, makanan itu juga harus dirasakan oleh mereka yang kurang mampu, sehingga perasaan ini lah yang harus dipupuk selama bulan Ramadan.
2. Konsisten dengan Waktu
Pendidikan bulan Ramadan yang kedua, kata Ustaz Abdul Somad kita akan lebih konsisten dengan waktu.
Karena kita diperintah untuk berbuka pada waktu Maghrib sampai terbit fajar.
Aturan waktu yang langsung datang dari Allah SWT tersebut tidak bisa dilanggar atau ditawar.
Ketika melanggar aturan waktu itu, puasa kita tidak sah.
3. Penuh kesabaran
Pendidikan ketiga di bulan Ramdan yakni kita akan dilatih dengan kesabaran.
UAS mencontohkan ketika sedang lapar dipanas terik, ada orang yang memancing emosi.
Disitulah kita harus mengingat bahwa sedang berpuasa.
Terlebih tujuan dari puasa bukan hanya sekedar menahan dahaga dan lapar, tapi mengendalikan hawa nafsu, emosi.
4. Belajar Melawan Hawa Nafsu
Meski makanan yang kita inginkan halal, hidup dengan istri atau suami yang sudah halal.
Pada saat puasa Ramadan kita dituntut untuk mengendalikan hawa nafsu tersebut.
Sehingga, dijelaskan UAS kalau mampu mengendalikan yang halal, setelah Ramadan kita bisa mengendalikan nafsu kepada yang haram.
“Kalau pada saat Ramadan dia mampu menahan diri dari yang halal, maka setelah Ramadan InsyaAllah dia pun punya sel control dari segala yang diharamkan oleh Allah,” jelas Ustaz Abdul Somad.
5. Merasakan Keberadaan dan Pengawasan Allah SWT
Point penting kelima yang bisa didapat saat puasa Ramadan yakni kita bisa merasakan keberadaan dan pengawasan Allah SWT.
Ketika bulan Ramadan merasakan keberadaan dan pengawasan dari Allah SWT.
UAH menegaskan, InsyaAllah kita akan menjadi insan yang dekat dengan Sang Pencipta.***