AYOJAKARTA.COM -- Ustaz Adi Hidayat menjelaskan tingkat tertinggi Cinta Allah SWT buat hambaNya bukan saat status sosial meningkat atau harta berlimpah hadir. Simak selengkapnya di bawah ini.
Sebagai hamba yang Cinta Allah SWT, tentunya kita haus akan kasih sayang dan rahmat karuniaNya.
Lalu apa yang paling besar bentuk Cinta Allah SWT berikan kepada hambaNya yang taat? Ustaz Adi Hidayat menegaskan bukan soal harta atau duniawi.
Baca Juga: Ternyata Ini Kriteria Cawapres Anies Baswedan di Pilpres 2024, Ada yang Bisa Tebak?
“Allah itu kalau sudah mencintai hamba maka yang pertama diberikan bukan dunia. Ingat itu,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Jangan sampai salah persepsi, ketika banyak rezeki atau status sosial meningkat sebagai bentuk cinta Allah SWT kepada hambaNya.
“Jadi jangan Anda persepsikan kalau status di dunia sosial meningkat, itu tandanya cinta Allah datang. Belum tentu. Kedudukan meningkat, harta bertambah, jangan dipersepsikan Allah SWT menyayangi kita,” kata Ustaz Adi Hidayat lagi.
Tak berhenti di situ, Ustaz Adi Hidayat membeberkan Allah SWT jika menyayangi hamba akan menghapus semua dosa yang telah diperbuat.
Baca Juga: Buntut Kebakaran, Erick Thohir Sebut Depo Pertamina Plumpang Akan Pindah ke Sini!
“Ternyata, ketika Allah mencintai hambaNya, maka yang Allah SWT berikan adalah ampunan dosa dari semua yang pernah ia kerjakan,” pungkasnya.
Maka dari itu, bulan Syaban dan Ramadan yang hadir bisa jadi momen berlomba-lomba untuk mencari amalan.
Dari hadist riwayat Bukhori, pahala di bulan Ramadan bahkan akan dikali 10 dari bulan lain untuk amalan.
Baca Juga: Keutamaan dan Amalan Malam Nisfu Syaban, Apa yang Harus Dilakukan? Begini Kata Hadist Shahih
Ustaz Adi Hidayat juga sempat menjelaskan bagaimana pintu surga dibuka selebar-lebarnya saat bulan Ramadan.
“Pintu surga dibuka, maksudnya karena saat bulan Ramadan banyak orang kemudian meningkatkan amal shaleh, yang biasa cuma fardhu sekarang sunnah, biasanya alquran, jadi alquran alquran.” kata Ustaz Adi Hidayat.
Itu tadi bentuk cinta Allah SWT kepada hambaNya, hapus semua dosa yang pernah diperbuat. Jadi harta berlimpah hingga status sosial meningkat jangan dipersepsikan sebagai cinta Allah SWT buat hambaNya.***