AYOJAKARTA.COM -- Kiamat adalah salah satu peristiwa besar yang akan terjadi pada akhir zaman. Peristiwa ini dijelaskan dalam Al-Quran sebagai hari kiamat atau yaumul qiyamah.
Bagi umat muslim, hari kiamat adalah peristiwa yang sangat penting karena akan menentukan kehidupan di akhirat.
Dilansir dari NU Online pada Kamis, 2 Maret 2023, peristiwa kiamat akan terjadi setelah tanda-tanda kecil terjadi, di antaranya adalah munculnya Dajjal, turunnya Nabi Isa AS, dan munculnya Ya'juj dan Ma'juj.
Baca Juga: Kapan Kiamat Akan Terjadi? Mbah Moen Bilang kalau Sudah Tidak Ada Satu Hal Ini
Setelah tanda-tanda kecil tersebut terjadi, akan terjadi tanda besar yaitu munculnya matahari dari barat dan munculnya binatang yang keluar dari bumi.
Ketika tanda-tanda tersebut terjadi, maka manusia "tidak dapat melakukan apa-apa" kecuali menunggu datangnya hari kiamat.
Pada hari kiamat, Allah SWT akan membangkitkan manusia dari kubur dan memberikan balasan atas amal yang telah dilakukan selama hidup di dunia.
Baca Juga: Tanda-Tanda Kiamat Dalam Islam Menurut Ustaz Abdul Somad, Sekarang Masih Aman?
Orang-orang yang telah berbuat baik akan mendapatkan pahala yang besar, sedangkan orang-orang yang telah berbuat buruk akan mendapatkan siksa yang berat.
Menurut sumber, pada hari kiamat, langit dan bumi akan berubah bentuk, dan segala sesuatu yang ada di dunia akan binasa.
Bahkan, matahari, bulan, dan bintang-bintang akan padam. Pada saat itu, Allah SWT akan menimbang amal manusia dan memberikan keputusan apakah manusia tersebut layak masuk surga atau neraka.
Baca Juga: Mega Proyek The Mukaab Arab Saudi Hujan Kritikan, Netizen Sebut Mirip Kabah Hingga Tanda Kiamat
Bagi umat muslim, persiapan menghadapi hari kiamat adalah sangat penting. Salah satu persiapan penting adalah melakukan amal kebaikan selama hidup di dunia.
Amal kebaikan yang dilakukan akan membawa keberkahan di dunia dan pahala yang besar di akhirat. Selain itu, penting juga untuk memperbanyak ibadah dan selalu berdoa kepada Allah SWT.
Dalam menjalani kehidupan di dunia, manusia sebaiknya tidak terlalu fokus pada harta, tahta, dan kedudukan. Sebab, semua itu akan sirna pada hari kiamat. Yang terpenting adalah memperbanyak amal kebaikan dan taat kepada Allah SWT.
Karena pada akhirnya, semua yang ada di dunia ini hanyalah sementara, dan yang kekal adalah kehidupan di akhirat.***