Akhir Zaman Tiba? Mbah Moen: Tidak akan Kiamat Kalau di Dunia Masih Ada Orang yang Lakukan Hal Ini Setiap Saat

Mbah Moen
Mbah Moen

AYOJAKARTA.COM--Dunia memasuki akhir zaman di mana terlihat banyak tanda-tanda kiamat sudah dekat. Umat islam mempercayai adanya hari akhir atau kiamat.

Mbah Moen menyampaikan bahwa ada tanda yang menjawab pertanyaan kapan kiamat itu terjadi.

Seperti pada riwayat Nabi Muhammad SAW yang disampaikan Mbah Moen yakni kiamat itu akan terjadi jika di dunia ini sudah tidak ada lagi umat yang berdzikir.

"Kiamat itu tidak akan terjadi selagi di dunia masih ada orang yang berdzikir," tutur Mbah Moen dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube ppalanwarsarang pada Selasa, 21 Februari 2023.

Baca Juga: Takut Salah Mendidik Anak? Berikut 7 Rahasia Mbah Moen Dalam Mendidik Anak dan Santrinya

"Jadi sekarang, kapan itu kiamat? kalau sudah tidak ada orang yang berdzikir," sambungnya.

Mbah Moen menjelaskan bahwa seseorang yang ingin dekat dengan Allah pasti tidak lepas dari berdzikir.

"Tidak akan bisa terlepas dari berdzikir untuk mengetahui Allah," ungkap Mbah Moen.

Lafadz atau kata Allah dalam huruf arab memiliki keistimewaan tersendiri.

Dimana jika dibuang hurufnya dari depan justru semakin mengandung makna yang lebih dekat dengan Allah.

Baca Juga: Ustaz Adi Hidayat Peringatkan Ada Hal-hal yang Dapat Menggerus Amalan Baik hingga Habis, Apa Itu?

"Sekarang yang sama dengan lafadz Allah itu tidak akan ada," ujar Mbah Moen.

"Lafadz Allah itu kalau dibuang hurufnya dari depan itu malah menjadikan semakin dekat dengan Allah," sambungnya.

Dijelaskan bahwa tulisan Allah dalam bahasa arab mengandung 4 huruf yakni alif, lam, lam, dan ha.

Mbah Moen menyampaikan jika huruf alifnya dibuang justru mengandung makna lebih dekat yakni 'karena Allah'.

"Kamu itu tidak akan bisa dekat dengan Allah kalau tidak dibuang huruf alifnya," tutur Mbah Moen.

Baca Juga: Menikah Lama Suami Makin Cuek? Kata Buya Yahya Lakukan 5 Hal Ini Agar Suami Makin Sayang dan Cinta

"Kalau dibuang alifnya maka menjadi lillah artinya karena Allah," tambahnya.

Dalam pengertian tersebut, Mbah Moen menegaskan bagaimanapun seorang hamba akan masuk surga apabila melakukan amal dengan niat karena Allah.

"Orang itu bagaimanapun juga dapat masuk surga kalau beramal ada yang lillahi taa'la karena Allah," jelas Mbah Moen.

Sementara, selanjutnya jika lafadz lillah dibuang huruf lamnya maka artinya menjadi 'karena untuk-Nya'.

"Lafadz lillah dibuang lamnya maka menjadi lahu, artinya karena untuk-Nya (Allah)," tutur Mbah Moen.

Baca Juga: Ustaz Adi Hidayat Peringatkan Ada Hal-hal yang Dapat Menggerus Amalan Baik hingga Habis, Apa Itu?

Dalam hal ini Mbah Moen menyampaikan bahwa jika di pesantren maka dikenal dengan istilah dhomir sya'n, yang artinya itu 'semua hanya untuk Allah'.

"Namanya kalau di pesantren namanya dhomir sya'n, (artinya) itu semua hanya untuk-Nya yang lain hilang," ujar Mbah Moen.

"Orang kalau sudah mengerti Allah maka tidak akan teringat selain Allah," tambahnya.

Selanjutnya apabila lafadz lahu dihilangkan lamnya maka artinya 'cuma Allah saja'. Justru pada wali menjadikan kata 'hu' tersebut sebagai amalan dzikir.

"(Lafadz) lahu, dihilangkan lamnya menjadi hu. Hu itu cuma Allah saja, makanya kalau ada orang yang sudah menjadi wali itu dzikirnya hu hu hu," kata Mbah Moen.

Baca Juga: Konsep Sedekah Ustaz Adi Hidayat, Begini Urutan Golongan yang Menjadi Prioritas Infaq!

Disampaikan bahwa keistimewaan nama Allah adalah ketika dihilangkan hurufnya dari awal justru semakin menunjukkan kedekatan dengan Allah.

"Jadi di dunia ini ada nama yang kalau dihilangkan dari awal menunjukkan kedekatan dengan Allah," ungkap Mbah Moen.

"hu hu hu masih berada di bibir kalau dihilangkan merasuk di hati namanya ini dzikir sirri," tambahnya.

Dengan dzikir 'hu' tersebut justru seseorang yang membacanya akan membuat seolah Allah merasuk ke hati.

Baca Juga: MasyaAllah! Dahsyatnya 1000x Shalawat, Syekh Ali Jaber: Dapat 3 Keutamaan Selain Syafaat yakni...

"Jadi semua lafadz kalau dibuang itu berubah, berbeda dengan lafadz Allah jika dibuang malah merasuk di hati," jelas Mbah Moen.

Sehingga, Mbah Moen menjelaskan apabila dzikir masih dilakukan maka tidak akan terjadi kiamat.

"Asal hal ini (dzikir) masih (dilakukan), (maka) tidak akan terjadi kiamat," pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# berdzikir
# kiamat
# akhir zaman
# Mbah Moen
# umat Islam

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.