Khazanah

Dianjurkan! Umat Muslim Harus Mengingat Tentang Kematian Setiap Saat, Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasannya

Oleh: Zharifah Ardiana Sabtu 25 Feb 2023, 12:30 WIB
Ustadz Adi Hidayat

AYOJAKARTA.COM--Ustaz Adi Hidayat (UAH) aktif dalam kegiatan dakwah di Indonesia dengan cara dakwah yang cukup santai dan sesuai gaya para gen z dan milenial.

Ustaz Adi Hidayat yang juga aktif dalam gerakan hijrah para kaum muslim muda mengungkapkan alasan manusia selalu diingatkan akan kematian.

Dikutip melalui kanal Youtube Kajian Islam oleh AyoJakarta.com pada 25 Februari 2023, Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan alasan mengapa muslim dianjurkan untuk mengingat kematian.

Menurut UAH, manusia selalu diingatkan tentang kematian agar senantiasa berada dalam kebaikan dan dihindarkan dari perbuatan buruk seperti korupsi hingga bicara kotor.

Baca Juga: Inilah Waktu Terbaik untuk Tunaikan Salat Dhuha Lengkap dengan Bacaan Doanya Menurut Buya Yahya

Kematian adalah suatu realitas yang pasti akan terjadi pada setiap manusia, tidak peduli kaya atau miskin, terkenal atau tidak terkenal, sehat atau sakit.

UAH menjelaskan bahwa manusia yang mengingat kematian akan merasa terpacu untuk melakukan amal baik sebanyak-banyaknya selama hidupnya. Karena mereka tahu bahwa saat ajal menjemput, tidak ada lagi kesempatan untuk melakukan kebaikan.

Oleh karena itu, manusia yang mengingat kematian akan berusaha memanfaatkan setiap detik hidupnya untuk berbuat kebaikan.

Dalam konteks ini, UAH menekankan pentingnya menghindari perbuatan buruk seperti korupsi hingga bicara kotor. Karena perbuatan buruk tersebut dapat merusak akhlak dan moral manusia.

Baca Juga: Manfaat Sedekah Subuh Sangat Luar Biasa, Semua Hajat Terkabul, Ustaz Adi Hidayat: Doanya Mustajab

UAH menegaskan bahwa korupsi dan bicara kotor adalah perbuatan yang sangat merugikan diri sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, manusia yang mengingat kematian akan selalu berusaha menghindari perbuatan buruk tersebut.

“Anda kalau mau bicara kotor, bayangkan saat bicara kotor itu, malaikat maut datang dan mewafatkan anda,” kata Ustaz Adi Hidayat memberikan permisalan kasus.

Berbicara kotor lalu dicabut nyawa sebelum sempat diri bertaubat dan memohon ampun kepada Allah SWT.

“Saat Anda berada di kantor dalam kondisi sendirian. Berada di suatu ruangan yang barangkali sunyi tidak ada makhluk yang bisa ditatap,” terang UAH.

Baca Juga: Galau Tentang Mahar dan Rumah Tangga? Mbah Moen Beri Anjuran Ini Agar Lancarkan Rezeki

Kemudian, bagaimana jika ada tawaran proyek tidak jelas dan menyuruh untuk membubuhkan tanda tangan? Apakah diterima? Ini jawaban Ustaz Adi Hidayat.

“Rasakan ketika anda gerakan pena itu, malaikat datang seketika mencabut nyawa anda,” jawab Ustaz Adi Hidayat.

Selain itu, UAH juga mengingatkan bahwa kematian adalah jalan menuju kehidupan yang kekal di akhirat. Oleh karena itu, manusia yang mengingat kematian akan berusaha mempersiapkan diri untuk menghadapi kehidupan di akhirat.

Mereka akan selalu melakukan amal baik dan beribadah kepada Allah SWT sebanyak-banyaknya agar mendapatkan pahala yang besar di akhirat nanti.

Baca Juga: Masya Allah! Buya Yahya Ungkap Ternyata Ini Keberkahan yang Didapat Jika Merawat Orang Tua

UAH juga menjelaskan bahwa mengingat kematian bukanlah untuk membuat manusia menjadi takut atau merasa tertekan.

Namun, mengingat kematian adalah untuk memotivasi manusia agar selalu berada dalam kebaikan dan merasa senang melakukan amal baik. Karena setiap amal baik yang dilakukan akan membawa kebahagiaan dan keberkahan di dunia dan akhirat.

Di akhir ceramahnya, UAH menutup dengan mengajak seluruh jamaah untuk selalu mengingat kematian dan berusaha selalu berada dalam kebaikan. Hanya dengan mengingat kematian, manusia akan merasa terpacu untuk berbuat kebaikan dan menjauhi perbuatan buruk.

Oleh karena itu, mari kita semua selalu mengingat kematian dan berusaha memanfaatkan setiap detik hidup kita untuk berbuat kebaikan.***

Reporter Zharifah Ardiana
Editor Kiki Dian Sunarwati