AYOJAKARTA.COM – Sekarang telah memasuki bulan Syaban 1444 Hijriah, jika merujuk kalender Islam 1 Syaban jatuh pada hari Selasa 21 Februari 2023.
Maka dari itu tinggal sebulan lagi menuju gerbang Ramadhan, bulan suci yang penuh berkah dan ampunan.
Kian dekat dengan bulan Ramadhan maka hendaknya kita mengisinya dengan memperbanyak amalan-amalan ibadah di bulan Syaban ini, salah satunya dengan berpuasa.
Hal ini dimaksudkan untuk melatih dan mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadhan, agar nantinya tidak terasa berat saat menjalani ibadah di bulan Ramadhan.
Baca Juga: Ramadhan Sebentar Lagi! Ustaz Abdul Somad Bocorkan Orang yang Merugi di Bulan Suci
Rasulullah SAW memperbanyak puasa di bulan Syaban ini. Kadang di antara kita masih ada yang tidak tahu berapa hari puasa sunah Syaban ini dikerjakan serta cara mengerjakannya.
Bagi yang berencana menjalankan puasa di bulan Syaban ini bisa mengawali berpuasa sunah sejak tanggal 1 Syaban hingga tanggal 15 Syaban.
Maka dari itu jika merujuk kalender Masehi puasa Syaban sudah bisa dikerjakan mulai kemarin Selasa 21 Februari 2023 hingga 7 Maret 2023.
Sedangkan tanggal 16 Syaban hingga akhir bulan Syaban, ada riwayat hadis yang menyebutkan bahwa berpuasa di akhir bulan Syaban merupakan larangan Rasulullah SAW.
“Jika telah tersisa separuh bulan Syaban maka janganlah kalian berpuasa.” (HR Abu Daud dan Tirmidzi) dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube NS BOR CHANNEL, Rabu (22/2/2023).
Jika seseorang ingin berpuasa Syaban maka di malam hari sebelum berpuasa, bisa diniatkan dalam hati dengan membaca bismillah kemudian dilanjutkan niat puasa Syaban.
Adapun bacaan niat puasa Syaban terbagi menjadi dua, ada yang diniatkan di malam hari atau sebelum makan sahur, ada pula diniatkan ketika pagi hari seandainya malamnya lupa membaca niat.
Bacaan niat puasa Syaban yang diniatkan di malam hari atau sebelum sahur sebagai berikut:
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Sya’bana lillahi ta’ala
Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syaban esok hari karena Allah SWT.
Bacaan niat puasa Syaban yang diniatkan di pagi hari sebagai berikut:
Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Sya’bana lillahi ta’ala
Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syaban hari ini karena Allah SWT.
Bila sudah waktunya berbuka, maka bacalah doa berbuka puasa berikut ini:
Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika aftartu dzahabazh zhoma'u wabtallatil uruqu wa tsabatal ajru Insya Allah ta’ala
Artinya: Ya Allah untukMu lah aku berpuasa, atas rezekiMu lah aku berbuka, telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah dan semoga pahala telah ditetapkan, Insya Allah.
Baca Juga: Simak Cara Mengganti Puasa Ramadhan Menahun dari Ustaz Adi Hidayat
Bulan Syaban merupakan bulan yang sering dilalaikan oleh manusia sebab terjepit diantara bulan mulia yakni Rajab dan Ramadhan, sebagaimana Rasulullah bersabda:
“Bulan Syaban adalah bulan dimana manusia mulai lalai yaitu diantara bulan Rajab dan Ramadhan, bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karena itu, aku amatlah suka berpuasa ketika amalanku dinaikkan.” (HR An Nasai).***