AYOJAKARTA.COM--KH Maimoen Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen selalu meninggalkan berbagai pesan dan nasehat serta amalan untuk santri dan para jamaahnya.
Wafatnya sang ulama kharismatik Mbah Moen pun menjadi kesedihan sendiri bagi seluruh umat islam.
Namun meskipun telah tiada, nasehat Mbah Moen akan selalu dikenang,seperti salah satunya 8 nasehat kehidupan agar tidak menjadi pribadi yang sombong.
Seperti dikutip Ayojakarta.com pada laman resmi Unisma yang meneruskan pesan nasehat dari Mbah Moen tentang kehidupan ini.
Saat ini banyak sekali orang yang terlihat begitu merasa besar atas dirinya hingga melupakan dan bahkan menindas orang lain yang diangapnya lebih kecil.
Hingga akhirnya satu manusia dengan manusia lain saling merasa benar, saling merasa paling pintar dan melupakan apa yang haq dan bathil dari ketentuan Allah SWT.
Dari hal tersebut Mbah Moen kemudian meninggalkan 8 nasehatnya yang sesuai dengan kehidupan, begitu mengena dan mengetarkan hati.
Berikut 8 Nasehat KH. Maimoen Zubair atau Mbah Moen dalam kehidupan:
Baca Juga: Keajaiban Surat Al Ikhlas Menurut Mbah Moen, Kunci Bagi Ekonomi Rumah Tangga yang Sedang Sulit
1.”Ora kabeh wong pinter kuwi bener”
( Tidak semua orang pintar itu benar)
2. “Ora kabeh wong bener kuwi pinter…”
( Tidak semua orang benar itu pintar)
3. “Akeh wong pinter ning ora bener…”
( Banyak orang yang pintar tapi tidak benar)
4. “Lan akeh wong bener senajan ora pinter…”
( Dan banyak orang benar meskipun tidak pintar)
Baca Juga: Apakah Kredit Rumah dengan Sistem KPR Itu Riba? Simak Penjelasan Ustadz Adi Hidayat Menurut Islam
5. “Nanging tinimbang dadi wong pinter ning ora bener, Luwih becik dadi wong bener senajan ora pinter…”
( Daripada jadi orang pintar tapi tidak benar, lebih baik jadi orang benar meskipun tidak pintar)
6. “Ono sing luwih prayoga yoiku dadi wong pinter sing tansah tumindak bener.”
( Ada yang lebih bijak, yaitu jadi orang pintar yang senantiasa berbuat benar)
7. “Minterno wong bener..kuwi luwih gampang tinimbang mbenerake wong pinter…”
( Memintarkan orang yang benar .. itu lebih mudah daripada membenarkan orang yang pintar)
8. “Mbenerake wong pinter..kuwi mbutuhke beninge ati, lan jembare dhodho.”
( Membenarkan ( membuat benar ) orang yang pintar itu membutuhkan beningnya hati, dan lapangnya dada)
Demikian 8 nasehat Mbah Moen untuk kehidupan agar selalu diingat bahwa semua manusia pada dasarnya sama dimata Allah SWT.
Dan sekaligus menjadi pengingat agar tidaklah pantas menjadi orang yang sombong dan merasa paling benar sendiri.***