AYOJAKARTA.COM - Utang puasa ramadan hukumnya wajib diganti puasa di hari lain(puasa qadha). Menuju Ramadan 2023, siapa disini yang masih punya utang puasa?
Tenang, masih ada waktu untuk melunasi utang puasa ramadan tahun lalu, untuk jumlah hari disesuaikan dengan jumlah utang puasa tahun sebelumnya.
Dikutip ayojakarta.com dari laman bonsernews.com berikut tata cara puasa qadha.
Baca Juga: Jangan Salah, Gempa Bumi Tidak Hanya Berbahaya dan Merugikan Saja Tapi Ada Manfaat di Baliknya
Perlu diketahui dalam pelaksanaan puasa qadha perlu niat dalam pengerjaan serta termasuk syarat keabsahan amalan ini.
Niat puasa qadha Ramadan juga termasuk dalam bagian rukun puasa.
Pentingnya niat ini pun pun dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW yang diceritakan oleh Umar bin Khattab :
,
إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ
Artinya: "Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju." (HR Bukhari dan Muslim).
Atas dasar keterangan hadist diatas, dapat disimpulkan bahwa niat hukumnya wajib. Termasuk pula membaca niat sebelum mengerjakan puasa qadha Ramadan.
Untuk Bacaan niat puasa pengganti, atau puasa qadha adalah sebagai berikut:
Nawaitu sauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.
Artinya Aku niat untuk meng-qadha puasa di bulan Ramadhan besok hari karena Allah SWT.
Selanjutnya, berikut adalah tata cara untuk melakukan puasa qadha.
Baca Juga: Viral! Foto Anak Kecil Diduga Korban Gempa Turki-Suriah yang Menyayat Hati Ternyata Palsu
1. Ketika melakukan puasa qadha, maka dianjurkan untuk melakukan puasa secara berurutan, apabila puasa yang ditinggalkan saat Ramadhan juga berurutan. Meskipun diperbolehkan untuk membayar utang puasa dengan selang-seling.
2.Melakukan puasa qadha, sebanyak puasa Ramadhan yang telah ditinggalkan. Artinya apabila meninggalkan puasa Ramadhan sebanyak 7 kali, maka puasa qadha pun harus dilakukan sebanyak 7 kali.
3. Mengucapkan niat untuk melaksanakan puasa qadha dengan ikhlas serta benar di dalam hati, pada malam hari sebelum melaksanakan puasa qadha di keesokan harinya atau sebelum sahur.
4. Apabila jumlah hari dari puasa Ramadhan yang ditinggalkan tidak diketahui atau lupa, maka wajib untuk melakukan puasa qadha dengan mengambil jumlah terbanyak dari hari yang ditinggalkan.
Tujuannya adalah agar puasa qadha yang dilakukan dapat memberikan ketenangan serta tidak meninggalkan kekhawatiran apabila kurang ketika meng-qadha puasa.
5. Ada baiknya ketika menjalankan puasa qadha, untuk mengisi waktu kosong dengan cara yang baik seperti ibadah.
6. Membaca doa berbuka puasa qadha yang benar.
Berikut doa berbuka puasanya:
Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa‘alaa rizqika afthortu birohmatika yaa rhamar roohimin.
Artinya: Ya Allah, karena Mu aku berpuasa dan dengan Mu aku beriman, hanya kepada Mu lah aku beriman dan dengan rezeki Mu, maka aku berbuka puasa, dengan rahmat dari Mu ya Allah Tuhan yang Maha Pengasih.
Demikian tata cara untuk pengerjaan tata cara puasa pengganti atau puasa qadha. semoga artikel ini bermanfaat agar Ramadan 2023 bisa dilaksanakan dengan lebih baik nantinya.
Artikel ini sudah tayang di bonsernews.com dengan judul 'Tak Terasa Ramdhan 2023 Tak Lama Lagi, Siapa Disini Yang Puasa Tahun Lalu Belum Diganti? Ini Dia Tata Caranya!'