AYOJAKARTA.COM – KH Maimun Zubair atau biasa disapa Mbah Moen semasa hidupnya kerap kali memberi nasihat-nasihat kepada umat Islam.
Salah satu nasihat yang pernah Mbah Moen jelaskan yakni mengenai Poligami.
Pasalnya tidak sedikit tokoh agama yang menerangkan bahwa poligami itu diperbolehkan, namun tidak dengan Mbah Moen.
Baca Juga: Anies, Prabowo, dan Sandiaga Uno Ternyata Punya Perjanjian Politik Capres yang Disimpan oleh Fadli Zon?
Dikatakan Mbah Moen bahwa orang yang melakukan poligami, rata-rata alasannya karena mengikuti jejak Nabi, sehingga ingin seperti Nabi Muhammad SAW.
Dalam sejarah Islam, dijelaskan Nabi Muhammad poligami lebih dari empat istri.
Akan tetapi jika ada orang yang mengaku ingin seperti Nabi Muhammad, menurut Mbah Moen itulah sebodoh-bodohnya orang.
Baca Juga: Fajar Sadboy Pulang Kampung, Para Tetangga Datang Mengepung, Dinding Triplek Rumahnya Sampai Jebol!
“Ketika ada orang yang mengaku seperti Nabi, itu sebodoh-bodohnya orang,” kata Mbah Moen, dilansir dari YouTube SantriBodho pada Selasa, (7/2/2023).
Lebih lanjut Ulama kharismatik asal Rembang itu menegur orang yang mempunyai niat poligami.
Karena dijelaskan Mbah Moen, Nabi Muhammad menikah itu bukan karena kesenangan, melainkan karena perintah dari Allah SWT.
“Perhatikan ini, tidak ada Nabi menikah karena kesenengan, semua perintah gusti Allah,” jelas Mbah Moen
Baca Juga: Astagfirullah! Ini 3 Golongan Orang yang Istigfarnya Ditolak Allah SWT, Hati-hati agar Tak Jadi Salah Satunya
“Beda sama kiyai, ada kiai kok menikah lagi, Kiai kok menikah lagi? Ikut kanjeng Nabi,” lanjutnya.
Dijelaskan Mbah Moen bahwa jika ada Kyai yang menikah lagi, maka itu merupakan hal bodoh.
Beliau terpaksa meluruskan persoalan poligami ini, karena Nabi Muhammad SAW melakukan poligami karena ada perintah dari Sang Pencipta.
“Oh ini Kiai goblok ini, faham ya?, begitu ya saya terpaksa terpaksa membenarkan omongan ini,” tutur KH Maimun.
Baca Juga: Terkini! WNI Ungkap Kondisi Turki Pasca Gempa, Suhu Dingin Minus 3 Hingga Salju Jadi Faktor Sulitnya Evakuasi
“Karena Nabi menikah itu semua karena perintah Allah, sampai ada yang dipaksa oleh Allah yaitu saat menikah dengan Sayyidah Zainab,” lanjutnya.
Bahkan Allah SWT menjadi saksi atas pernikahan Nabi Muhammad dengan Sayyidah Zainab.
“Itu yang jadi saksi Allah, jadi Allah menjadi wali dalam pernikahan itu dua kali, yang pertama yaitu Nabi Adam dengan Sayyidah Hawa, yang kedua Nabi Muhammad dengan Sayyidah Zainab,” pungkas Mbah Moen.***