Khazanah

Apakah Boleh Bersedekah Tapi Diniatkan untuk Perlancar Rezeki dan Hindari Bahaya? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Oleh: Sulistiyaningsih Jumat 03 Feb 2023, 19:19 WIB
Apakah Boleh Bersedekah Tapi Diniatkan untuk Perlancar Rezeki dan Terhindar Bahaya? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

AYOJAKARTA.COM - Sedekah diambil dari kata Bahasa Arab yaitu ‘shadaqah’, berasal dari kata sidq (sidiq) yang artinya kebenaran.

Dalam Islam, sedekah adalah pemberian sesuatu kepada seseorang yang membutuhkan, semata-mata hanya menginginkan rida dari Allah SWT.

Dengan kata lain, bersedekah merupakan pemberian seorang muslim kepada orang lainnya secara ikhlas, sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu.

Allah SWT sangat menyukai orang-orang yang bersedekah.

Baca Juga: Tak Perlu Ragu dengan Isra Miraj, Inilah Dalil tentang Perjalanan Satu Malam Rasulullah SAW yang Luar Biasa

Hal ini juga termuat dalam Surah Al Baqarah ayat 276 yang artinya:

“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dosa”.

Lalu jika kita bersedekah tetapi diniatkan untuk memperlancar rezeki dan agar terhindar dari marabahaya, apakah boleh?

Ustaz Abdul Somad atau biasa dipanggil dengan UAS memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

“Apa hukumnya bersedekah dengan niat untuk menolak bala agar rezeki lancar?” tanya salah satu jemaah kepada UAS dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Bujang Hijrah, Jumat (3/2/2023). 

Baca Juga: Nasihat Syekh Muhammad Jaber: Jangan Lakukan Hal Ini Ketika Bersedekah, Apakah Itu?

Ustaz Abdul Somad menuturkan bahwa boleh bersedekah dengan niat seperti itu, hal ini sesuai dengan hadis riwayat Bukhari.

Menurutnya ada tiga orang yang duduk di dalam gua, pada saat itu sedang hujan gerimis, tak lama datang menggelinding batu sehingga menyebabkan gua tersebut tertutup dan menjadi gelap.

“Ada satu orang yang berdoa Ya Allah aku punya budak membantu hamba sahaya, lalu ketika dia ku gaji dia pergi entah kemana, maka gajinya itu ku belikan ke kambing, kambing itu beranak pinak,” tutur Ustaz Abdul Somad.

Setelah itu menurut UAS budak tersebut datang kembali dan oleh sang majikan diberitahu tentang kambing yang dibeli dari gaji yang belum diterimanya di awal kemudian budak pun mengambil semua kambing yang ada.

Baca Juga: Bersedekah Diniatkan Perlancar Rezeki dan Menolak Bala, Apa Termasuk Syirik? Ini Kata Ustadz Abdul Somad

Mengingat atas sedekahnya, orang tadi kembali melantunkan doa meminta kepada Allah untuk membukakan pintu gua yang tertutup dan ternyata Allah membukakan pintu gua tersebut.

“Ya Allah kalau memang ini sedekah ikhlaskan engkau, bukakanlah pintu gua. Terbuka pintu gua, itulah dalil boleh bersedekah dijadikan alat sebagai tawasul,” ujar Ustaz Abdul Somad.

“Ya Allah berkat sedekahku ini jadikanlah anakku anak saleh, tetapi kalau berdoanya di masjid jangan kuat-kuat,” tambahnya.

Baca Juga: Syekh Ali Jaber Ungkap Waktu Terbaik untuk Berdoa dan Bersedekah, Niscaya Allah akan Mudahkan Rezeki

Terkait apakah hal tersebut merupakan syirik, Ustaz Abdul Somad mengungkapkan bahwa hal tersebut tidaklah syirik, melainkan tawasul dan pahala bersedekah tidak akan berkurang sedikitpun.

“Bertawasul dengan amal saleh,” ujar UAS.

“Apakah ini dapat mengurangi pahala sedekah? Pahalanya tak berkurang sedikitpun,” jelasnya.***

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Fathul Amanah