Khazanah

Mana Penulisan yang Tepat, Insyaallah atau Inshaallah? Begini Kata Gus Dhofir Beserta Penjelasan Maknanya

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Jumat 27 Jan 2023, 06:56 WIB
Mana Penulisan yang Tepat, Insyaallah atau Inshaallah? Begini Kata Gus Dhofir Beserta Penjelasan Maknanya

AYOJAKARTA.COM – Gus Ach Dhofir Zuhry atau Gus Dhofir yang merupakan Pengasuh Pesantren Luhur Baitul Hikmah, Malang menjelaskan cara penulisan yang tepat antara Insyaallah atau Inshaallah.

Menurut Gus Dhofir, masih banyak penulisan yang keliru antara Insyaallah dan Inshaallah.

Kalimat thayyibah ini merupakan kalimat selalu diucapkan oleh umat Islam saat mengucapkan janji.

Baca Juga: Mau Dagangan Laris Manis? Ustadz Abdul Somad: Lakukan Amalan Ini Setiap Pagi Sebelum Buka Toko

Karena arti dari Insyaallah sendiri memang ‘Jika Alllah Menghendaki’, yang dibarengi dengan sebuah kalimat janji tersebut atau sebuah harapan.

Namun sayangnya kalimat Insyaallah ini kerap diucapkan untuk janji yang potensial dilanggar, komitmen yang tidak teguh, atau harapan yang tidak pasti.

Masih banyak umat  Islam yang berbeda-beda dalam menuliskan kalimat thayyibah ini, ada yang menuliskan Insyaallah dan ada yang menuliskan Inshaallah.

Lalu manakah cara penulisan yang benar antara kalimat Insyaallah atau Inshaallah menurut penjelasan Gus Dhofir. 

Baca Juga: Apakah Kredit Rumah dengan Sistem KPR Itu Riba? Simak Penjelasan Ustadz Adi Hidayat Menurut Islam

Berikut ulasannya seperti dikutip Ayojakarta.com pada laman NU Online seperti penjelasan Gus Dhofir.

Gus Dhofir menjelaskan bahwa dalam kaidah Bahasa Indonesia, penulisan yang tepat adalah Insyaallah, bukan Inshaallah.

"Pakai 'H' atau pakai 'Y'? Dalam Bahasa Indonesia pakai 'Y' (Insya), kalau pakai 'H' (Insha) jadi inso (إنصا) nanti," jelas Gus Dhofir

Gus Dhofir juga menerangkan bahwa huruf 'sy' atau 'sh' ini erat kaitannya dengan transliterasi atau alih aksara huruf Arab ke Latin.

Menurutnya, perbedaan ejaan tersebut tidak perlu diperdebatkan karena transliterasi ini cukup dinamis dan mengalami perubahan atau penyederhanaan.

"Tapi sekarang transliterasi itu bergeser. Sekarang (transliterasi huruf) ص itu S titik di bawah (Ṣ)," ujar Gus Dhofir.

Pengampu kajian tafsir tematik NU Online ini menerangkan bahwa kedua ejaan tersebut bisa dianggap benar dan tepat selama huruf "sy" atau "sh" itu merujuk pada huruf ش yang ada dalam kalimat اِنْ شاَءَ اللّٰه.

"Ejaan 'sy' ini ejaan Bahasa Indonesia, kalau 'sh' itu ejaan luar (Bahasa Inggris)," tambahnya.

Makna Kalimat Insyaallah

Allah SWT telah memerintahkan penggunaan kalimat thayyibah Insyaallah di dalam Al Quran Surah Al Kahfi ayat 23-24, yang artinya:

"Dan janganlah engkau mengatakan tentang sesuatu, ‘Aku akan melakukannya besok.’ Kecuali jika Allah menghendaki atau mengucapkan insyaallah."

Seperti yang telah dijelaskan di awal, kalimat Insyaallah inimengandunga arti ‘Jika Allah Menghendaki’.

Yang dimana merupakan salah satu perwujudan sifat tawaduk atau rendah hati bagi umat Islam yang mengucapkannya.

Karena dengan mengucapkan kalimat Insyaallah, itu berarti kita tidak terlalu mengandalkan kemampuan pribadi karena ada kekuatan yang lebih besar dibanding dirinya.

Dengan mengucapkan kalimat Insyaallah juga sebagai bentuk keinsafan kita sebagai manusia bahwa di balik semua peristiwa ada Sang Penentu.

Perlu diingat, tidak semua yang diinginkan bisa terwujud, seluruhnya bersifat tidak pasti, dan justru karena itulah manusia dituntut berikhtiar. 

Kata Insyallah merupakan wujud pengakuan atas kelemahan diri di hadapan Allah sembari bekerja keras karena proses yang ditempuhnya belum menemukan kepastian hasil.  

Sejatinya manusia memang dilarang memastikan perbuatan yang masih dalam rencana, karena yang demikian termasuk cermin keangkuhan.

Manusia tidak mungkin mengandalkan secara mutlak dirinya sendiri. Sebagai makhluk, ia membutuhkan Sang Khaliq. Seberapapun besar jerih payah seseorang, tetaplah ia sebatas pada level ikhtiar.

Artikel ini telah tayang pada laman NU Online dengan judul "Penulisan yang Tepat Insyaallah atau Inshaallah?" Ini Penjelasan Gus Dhofir.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Aulli R Atmam