Khazanah

Hukum Meninggalkan Shalat Jumat 3 Kali Berturut-turut, Ustadz Abdul Somad: Boleh Apabila Hal Ini Terjadi

Oleh: Rifqi Nur Fauzi Jumat 20 Jan 2023, 17:06 WIB
Penceramah Ustadz Abdul Somad pernah menjelaskan hukum bagi umat Islam yang meninggalkan shalat Jumat 3 kali berturut-turut.

AYOJAKARTA.COM – Penceramah Ustadz Abdul Somad pernah menjelaskan hukum bagi umat Islam yang meninggalkan shalat Jumat 3 kali berturut-turut.

Dalam video di kanal YouTube-nya, Ustadz Abdul Somad menjelaskan tentang hukum bagi seseorang yang meninggalkan shalat Jumat karena menyepelekan.

Awalnya, ia membacakan pertanyaan dari seseorang tentang hal tersebut yang ia baca dari secarik kertas.

Baca Juga: Jangan Marah Dulu! Ternyata Ada Keindahan dari Dibenci oleh Orang Lain, Begini Kata Ustadz Abdul Somad

“Apa hukumnya meninggalkan shalat Jumat 3 kali berturut-turut,” tulis pertanyan itu, dikutip pada Jumat, 20 Januari 2023.

Tanpa basa-basi, Ustadz Abdul Somad kemudian mengatakan bahwa seseorang yang meninggalkan shalat Jumat karena menyepelekan akan dikunci hatinya.

“Barangsiapa yang meninggalkan shalat Jumat 3 kali berturut-turut karena menyepelekan shalat Jumat itu Allah kunci hatinya,” kata penceramah yang kerap disapa UAS itu.

Baca Juga: Hari Jumat Telah Tiba! Saatnya Sedekah, Simak Keutamaannya menurut Ustadz Abdul Somad di Sini!

Ia kemudian memberi contoh seseorang yang bermalas-malasan untuk datang sholat Jumat karena memilih untuk tidur, maka akan dikunci hatinya.

“Begitulah orang yang meninggalkan shalat Jumat,” ujarnya.

Di sisi lain, Ustadz Abdul Somad kemudian mengatakan bahwa ada kondisi tertentu seseorang dibolehkan untuk tidak salat Jumat.

Seperti kondisi pandemi COVID-19 yang membatasi seseorang untuk keluar rumah, sebagian besar laki-laki sudah absen shalat Jumat hingga lebih dari 3 kali.

Baca Juga: Hidup Lancar dan Kaya Raya Meski Tak Shalat Atau Puasa, Ustadz Abdul Somad: Hati-hati Istidraj! Apa Itu?

Menurutnya, orang-orang dengan kondisi seperti ini tidak termasuk dalam sosok yang ditutup pintu hatinya.

“Oleh karena itu, tidak termasuk kita ke dalamnya karena ada sebab,” kata Ustadz Abdul Somad.

Lebih lanjut lagi, ia kemudian menjelaskan tentang kondisi pandemi COVID yang memaksa setiap orang untuk menjaga dirinya termasuk orang lain.

Apabila seseorang harus melaksanakan salat Jumat atau kegiatan lain, ada risiko yang harus dihadapi berupa persebaran virus yang sangat cepat.

“Misal semua yang masuk masjid ini steril, melaksanakan salat Jumat, bisa!” kata UAS.

Baca Juga: Bolehkah Ziarah Kubur Jelang Ramadan? Jangan Sampai Salah, Ustadz Abdul Somad Beri Penjelasan

Di sisi lain, ia kemudian menjelaskan tentang keberadaan wabah penyakit yang harus dihindari oleh setiap umat muslim.

Menurutnya, setiap orang harus menjaga dirinya sendiri serta orang lain agar penyebaran virus tidak terjadi lagi.

“Wabah penyakit itu dikirim oleh Allah menjadi azab bagi siapa yang dikehendaki Allah,” katanya.

“Tapi bagi orang beriman, rahmatan lil mukminin. Menjadi rahmat bagi orang beriman,” pungkas Ustadz Abdul Somad.***

Reporter Rifqi Nur Fauzi
Editor Tedi Rukmana