Khazanah

Mau Rumah Tangga Sakinah Mawaddah Warahmah? Ini 3 Tips Mudah dari Ustadz Adi Hidayat

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Selasa 17 Jan 2023, 05:40 WIB
Mau Rumah Tangga Sakinah Mawaddah Warahmah? Ini 3 Tips Mudah dari Ustadz Adi Hidayat

AYOJAKARTA.COM - Sejatinya manusia diciptakan berpasang-pasangan, ada masanya sepasang wanita dan pria akan hidup berumah tangga.

Dalam islam, rumah tangga yang diimpikan manusia yakni yang bersifat sakinah mawaddah warahmah.

Ustadz Adi Hidayat telah menyampaikan tips berumah tangga agar mencapai sakinah mawaddah warahmah secara islami.

Baca Juga: Sudah Taubat Tapi Maksiat Lagi? Ini Ciri-Ciri Orang yang Diampuni Dosanya Kata Ustadz Adi Hidayat

Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Adi Hidayat Official yang menyampaikan tips untuk menjalin rumah tangga sakinah mawaddah warahmah.

Ustadz Adi Hidayat menyampaikan bahwa jika ingin sempurna dalam kehidupan rumah tangganya, niat pertama adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Jika niatnya hanya ingin bersatu, menjalin kasih bersama pasangan tanpa niat pertama tadi, berarti belum sempurna kehidupan rumah tangganya.

Baca Juga: Tanda-Tanda Allah SWT Tidak Ridho, Ustadz Adi Hidayat Minta Setiap Muslim Periksa Hal Ini di Dalam Hati

Dirangkum Ayojakarta.com, berikut tips untuk membangun rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah dari Ustadz Adi hidayat.

1. Jauhi berbuat maksiat

Sebagai calon imam, sebelum membangun rumah tangga jauhi berbuat maksiat terhadap wanita, karena hal itu merupakan dosa yang sangat besar.

Disampaikan oleh Ustadz Adi Hidayat bahwa Allah saja sangat mengagungkan kehormatan wanita.

"Bukan hanya tidak terhormat, bisa terancam keadaan dirinya, ada orang yang sengaja melecehkan yang Allah SWT agungkan, maka dijadikan dosa yang sangat besar," ujar Ustadz Adi Hidayat.

"Karena itu Allah jadikan proses berumah tangga dengan cara yang terhormat, ada ta'aruf, ada saling mengenal, ada pemberian mahar," sambungnya.

Baca Juga: Rahasia Dahsyat Hari Jumat: Coba Doa di Waktu Mustajab Ini Langsung Terkabul, Begini Kata Ustadz Adi Hidayat

2. Memilih pasangan yang lawan jenis

Zauj dalam arti islam yakni pasangan, kunci pasangan yaitu bersumber dari yang berbeda, jangan menikah dengan sesama jenis.

"Coba kalau ada sepatu kanan kirinya sama bentuknya, bisa dipakai gak? gak bisa, ya disebut sepasang itu kalau berbeda," kata Ustadz adi hidayat

Hal ini juga disinggung dalam Al-quran surah 49 ayat 13, "Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal,".

Baca Juga: Sunnah yang Bisa Dikerjakan Pada Hari Jumat Bagi Laki-laki dan Perempuan, Apa Saja? Kata Ustadz Adi Hidayat...

Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa dalam islam tidak ada hubungan sesama jenis.

"Maka tidak dibenarkan dalam islam pergaulan-pergaulan sesama jenis, yang dimaksud pergaulan sesama jenis itu yang mengarahkan kepada hubungan-hubungan ke berpasangan seksualitas," ujar Ustadz Adi Hidayat.

"Artinya laki-laki dan perempuan saja melakukan keberpasangan tanpa mengikuti petunjuk ayat, sudah terancam, apalagi laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan," sambungnya.

Baca Juga: Road to Ramadan: 7 Sholat Sunnah di Bulan Ramadan Menurut Ustadz Adi Hidayat

3. Saling melengkapi

Saling melengkapi disampaikan oleh Ustad Adi Hidayat bahwa jika seorang suami bekerja, maka sang istri menunggu dan berdoa yang baik untuk suaminya.

Pasangan suami istri harus saling melengkapi dalam berkehidupan rumah tangga, karena satu sama lainnya pasti ada kekurangan.

"Makanya jangan pernah kalau berumah tangga harus merasakan semua sama," ungkap Ustad Adi Hidayat.

Baca Juga: Ustad Adi Hidayat Ungkap Rahasia Banyaknya Kejadian Bencana di Indonesia, Ternyata Manusia Perlu Ini

"Kadang kadang memang ada kekurangan di pihak A dilengkapi di B, ada yang pergi harus berangkat yang ini harus menunggu," lanjutnya.

Saling melengkapi bukan berarti harus sama-sama merasakan hal yang 'sama', seperti apa yang dilakukan suami, istri juga harus sama melakukan itu dan sebaliknya.

Namun, Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa saling melengkapi di sini berarti tiap individu memenuhi perannya masing-masing.

Baca Juga: Viral Video Saweran Pembaca Al-Qur’an, Begini Hukumnya Menurut Ustad Adi Hidayat

"Tempatkan sesuai fungsi yang Allah atur, ini peran suami, ini peran istri," kata Ustad Adi Hidayat.

Jika terjaganya kewajiban dan hak, maka akan terjalinlah rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah.

Sementara itu arti sakinah mawaddah warahmah yakni, sakinah adalah ketenangan, atau tentram. Sedangkan mawaddah adalah cinta dari segi materi dan fisik. Sementara warahmah adalah rahmat yang Allah Swt berikan, seperti anak dan kebahagian.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Desi Kris