AYOJAKARTA.COM – Menuju Ramadan 1444 Hijriah yang sebentar lagi tiba, umat Islam akan memasuki bulan istimewa yang mana hanya sebulan diwajibkan berpuasa.
Selama memasuki Bulan Ramadhan, banyak amalan yang bisa dilakukan untuk memanen pahala. Salah satu amalan yang bisa dilakukan adalah perbanyak sholat sunnah.
Apa saja sholat sunnah yang bisa dilakukan selama Bulan Ramadan? Bagaimana ketentuan sholat sunnah terserbut? Simak penjelasan di bawah ini.
Dikutip ayojakarta.com dari yoursay.suara.com pada 12 Januari 2023, berikut daftar 7 sholat sunnah yang bisa dilakukan menurut Ustadz Adi Hidayat.
Sholat Tarawih
Menjadi sholat yang diketahui mayoritas umat Islam, sholat tarawih hanya ada saat bulan Ramadan. Oleh karena itu, pastikan perbanyak sholat Tarawih dalam bulan suci dan penuh keberkahan ini.
Sholat tarawih, terdiri dari minimal 8 rakaat dan dilaksanakan setelah sholat isya.
Baca Juga: Waduh! Hard Gumay Ramal Presiden Indonesia 2024, Sebut Ada 3 Sosok yang Mantau: Bapak Ini Stalking
Sholat Sunnah Rawatib
Sholat sunnah rawatib yaitu salat sunah yang dilakukan sebelum atau sesudah melaksanakan sholat lima waktu.
Sholat sunnah rawatib ini dibagi menjadi dua jenis yaitu, qabliyah (sebelum sholat fardhu), dan ba'diyah (setelah sholat fardhu).
Adapun ketentuan sholat rawatib, sesuai dengan jumlah rekaatnya, adalah sebagaimana berikut ini:
Sholat sunnah 2 rakaat sebelum Subuh
Sholat sunnah 4 rakaat sebelum dhuhur
Shalat sunnah 2 rakaat setelah dhuhur
Shalat sunnah 2 rakaat setelah Maghrib
Baca Juga: Buat Pancingan, Chuck Putranto Sempat Tanya Ferdy Sambo: Apakah Jenderal Ikut Nembak?
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, bahwa orang-orang yang rutin mengerjakan 12 rakaat salat sunah rawatib akan dibangun rumah di surga.
“Maka akan dibangunkan rumah di surga jika konsisten melakukan 12 rakaat salat sunah itu sampai meninggal dunia,” terang Ustadz Adi Hidayat.
Sholat Sunnah Mutlaq
Sholat sunnah yang disebut berbeda dengan sholat rawatib ini, dapat memberikan seseorang yang melaksanakan salat sunnah 4 rakaat sebelum ashar ini akan ditambahkan rahmat kepadanya oleh Allah Swt.
Sholat sunnah mutlaq ini ada yanv berdampingan dengan waktu sholat fardhu tetapi ada juga yang berbeda.
Faktanya, sholat mutlaq berbeda dengan sholat rawatib.
"Mutlaq ini (shalat sunnah mutlaq) ada yang berdampingan dengan salat fardu ada yang terpisah. Contoh yang berdampingan 4 rakaat sebelum shalat ashar,” kata Ustadz Adi Hidayat.
Shalat sunnah 4 rakaat sebelum salat ashar ini bukan merupakan salat sunah rawatib, akan tetapi masuk dalam kategori shalat sunnah mutlaq.
“Empat rakaat ini bukan disebut rawatib, tapi salat mutlaq cuman waktunya berdampingan dengan salat fardu,” terang Ustadz Adi Hidayat.
Baca Juga: Venna Melinda Kecewa Berat Terhadap Ferry Irawan: Dia Berbohong dan Manipulasi
Sholat Sunnah Syuruq dan Dhuha
Shalat sunnah ketika masuk waktu waktu syuruq antara 2 hingga 4 rakaat.
Sholat sunnah ini dapat dikerjakan terlebih dahulu sebelum sholat dhuha, salah satu sholat yang terkenal akan manfaatnya.
Sholat Sunnah Tahiyatul Masjid
Sholat sunnah ini adalah salah satu sholat yang diajarkan dalam beberapa sekolah dasar sejak kecil.
Sholat yang berarti seperti memberi salam ketika masuk masjid ini, dilaksanakan 2 rakaat saat memasuki masjid.
Sholat Sunnah Tahajud
Sholat yang sering menjadi quote atau puisi untuk kalangan muda ini, merupakan salah satu sholat sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan saat Bulan Ramadan tiba.
Sholat yang dikerjakan di sepertiga malam, atau sekitar waktu sahur ini memiliki jumlah rakaat yang tidak terbatas.
Sholat Sunnah Witir
Shalat sunnah witir ini merupakan shalat penutup bagi ibadah salat yang dikerjakan di malam hari. Dengan begitu, salat sunah yang satu ini selalu dilakukan di akhir waktu selepas melaksanakan ibadah salat malam lainnya.
Baca Juga: Wajib Tahu! Lakukan 5 Amalan dari Mbah Moen Ini Niscaya Rezeki Lancar dan Penuh Keberkahan
Shalat witir ini dapat dilaksanakan sebanyak tiga rakaat, lima rakaat, bahkan satu rakaat. Salat sunah yang memiliki jumlah ganjil ini pun memiliki banyak kemuliaan.
Sholat sunnah witir biasanya dilaksanakan setelah sholat tarawih atau tahajud.
Sholat ini apabila dilaksanakan secara berjamaah di masjid, biasanya memiliki 1-3 rakaat.
7 daftar sholat sunnah di atas sangat dianjurkan untuk dilaksanakan di Bulan Ramadan yang kurang lebih 2 bulan lagi akan dimulai, Ramadan 1444 hijriah.***

Share this article
Menuju bulan penuh berkah, Ramadan. Ustadz Adi Hidayat jelaskan Apa saja sholat sunnah yang bisa dilakukan selama Bulan Ramadan dan hukumnya