AYOJAKARTA.COM - Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, merasa penasaran hingga bertanya tentang apa yang sudah terjadi dengan Putri Candrawathi kepada Kuat Maruf.
Namun Bharada E kala itu tidak mendapat jawaban dari lawan bicaranya, Kuat Maruf.
Untuk meredam amarah Kuat Maruf, Bharada E mengajaknya berbincang di sebuah tempat agar Kuat lebih tenang.
Sebelumnya diketahui Putri Candrawathi sempat menangis saat menelpon Bharada E.
Hal itulah yang akhirnya membuat Eliezer panik dan ngebut di jalan ketika henda menuju rumah majikannya di Duren Tiga tersebut.
Mengutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Bharada E kepada Majelis Hakim menjelaskan ketika dirinya mencoba meredam amarah Kuat Maruf.
"Om tenang dulu, tenang," ujar Bharada E saat menenangkan Kuat Maruf.
Setelah dirasa sudah kondusif, Bharada E kembali menanyai Kuat Maruf tentang hal yang sebenarnya terjadi.
Dalam ketenangan itu, Kuat Maruf masih menjawab dengan jawaban yang sama.
"Udah Om, gak usah tau dulu," jawab Kuat kepada Eliezer saat ceritakan di persidangan.
Kemudian selang beberapa saat Bharada E dan Kuat Maruf berbincang santai, Bripka RR datang menghampiri dan mengajak Ichad ke kamar.
Di kamar, Bripka RR sempat menanyakan keberadaan senjata api atau pistol milik Brigadir J kepada Bharada E.
"Senjatanya Yosua mana Chad?" tanya Bripka RR kepada Bharada E saat itu.
Eliezer pun menjawab tidak mengetahui dimana senjata Yosua berasa.
Lalu keduanya kembali mencari senjata api milik Brigadir J, dan akhirnya menemukan pistol itu.***