AYOJAKARTA.COM - Pernyataan Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan membuat geger publik, yang membenarkan soal suap tambang ilegal yang diterima oleh Kabareskrim, Komjen Agus Andrianto.
Ada apa dengan internal Polri RI saat ini? simak ulasanya berikut ini.
Dilansir Ayojakarta.com dari kanal Youtube Kompas TV pada Minggu, 26 November 2022, menyusul tanggapan Komjen Agus Andrianto yang buka suara perihal suap tambang ilegal di Kalimantan Timur.
Agus pun mempertanyakan motif Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan yang mengumbar ihwal laporan penyidikan tersebut. Dirinya menduga jangan-jangan keduanya justru yang telah menerima uang suap tersebut.
Baca Juga: Mbah Moen Bongkar Rahasia Sehat Hanya dengan Lafadz Basmalah! Simak Penjelasan Berikut
"Kenapa kok dilepas sama mereka kalau waktu itu benar, keterangan saja tidak cukup, apalagi sudah diklarifikasi karena dipaksa. Jangan-jangan mereka yang terima dengan tidak teruskan masalah, lempar batu untuk alihkan isu," ujar Agus.
Sebelumnya, Ismail Bolong membuat geger dunia maya dengan pengakuannya soal suap tambang ilegal yang menyeret nama petinggi Polri Komjen Agus Andrianto.
Ia mengaku telah menyetorkan sejumlah uang sebesar Rp 6 miliar ke Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.
Namun, kemudian Ismail menarik kembali pengakuannya dengan membuat sebuah video klarifikasi bahwa dirinya tidak pernah memberikan uang apa pun ke Kabareskrim.
Baca Juga: Tiga Jenis Bansos 2022 Segera Berakhir, Ini Lanjutan Bantuan Sosial di 2023
Sementara itu, Komisi III DPR RI akan menanyakan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal dugaan tambang ilegal yang menyeret nama Kabareskrim atas pernyataan dari Ismail Bolong.
Wakil Ketua Komisi Hukum DPR, Adies Kadir menyebutkan bahwa pihaknya akan membahas soal dugaan tambang ilegal ke Kabareskrim, di rapat kerja berikutnya dengan Kapolri.
Ia menilai bahwa tindakan Kapolri sebelumnya sudah tegas dengan telah memproses pihak-pihak yang bersangkutan. Oleh karenanya hal-hal lainya nanti bisa ditanyakan kembali saat rapat kerja bersama Kapolri.
Baca Juga: 56 Guru Meninggal Akibat Gempa Cianjur, Gubernur Jabar Buka Suara!
"Kapolri kan urusan-urusan nya sudah tegas, dan kemarin juga sudah memproses orang-orang yang sempat viral dan lain-lain, dan juga memproses yang ilegal-ilegal," kata dia.
"Jadi pak Kapolri juga sudah bertindak, kami Komisi III melihat pak Kapolri sudah tegas dan baik dalam bertindak. Kita tunggu saja nanti kalo rapat dengan Kapolri hal-hal lainya tersebut, ya kita bisa pertanyakan," tambah Adies.***