Metropolitan

Doa Bersama Tragedi Itaewon, Ribuan Warga Duduk Menyalakan Lilin di Seoul

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Minggu 06 Nov 2022, 18:05 WIB
Doa Bersama Tragedi Itaewon, Ribuan Warga Duduk Menyalakan Lilin di Seoul

AYOJAKARTA.COM - Ribuan warga Korea Selatan berkumpul di pusat kota Seoul sebagai bentuk penghormatan terhadap korban Tragedi Itaewon.

Mereka juga melakukan doa bersama atas kejadian Tragedi Itaewon yang memakan banyak korban.

Kejadian yang terjadi saat perayaan Halloween di Distrik Itaewon tersebut menjadi duka yang mendalam terutama bagi warga Korea Selatan.

Terlihat pada jalan raya kota Seoul warga Korea Selatan duduk bersama menggelar aksi penghormatan untuk korban Tragedi Itaewon.

Baca Juga: Mengaku Diprank, Netizen Kecewa Soroti Perlakuan Kak Seto yang Bedakan Antara Anak Kandung dengan Adopsi

Warga duduk sambil menyalakan lilin dan membawa tulisan duka.

Tidak hanya dirasakan oleh warga Korea Selatan namun seluruh dunia juga turut merasakan duka.

Hal itu karena korban Tragedi Itaewon tidak hanya dari warga Korea Selatan tapi juga dari warga negara asing.

Dikabarkan oleh KBRI Seoul bahwa korban meninggal dunia akibat Tragedi Itaewon mencapai lebih dari 150 orang dan terdapat 26 warga negara asing dari 14 negara.

Warga negara Korea Selatan juga mengkritik kinerja Pemerintah atas buruknya pengamanan di Itaewon.

Baca Juga: Waspada Metamorfosis Terorisme! Kepala BNPT Himbau Masyarakat Lakukan Hal Ini

Warga Korea Selatan menilai pemerintah telah gagal mengelola kerumunan pada acara perayaan Halloween tersebut.

Sehingga mengakibatkan kerusuhan pada perayaan Halloween yang diperkirakan dengan jumlah pengunjung lebih dari 100 ribu orang.

Kini sudah sepekan lebih dari kejadian Tragedi Itaewon saat melakukan perayaan Halloween yang disebut sebagai perayaan terbesar setelah pandemi Covid-19.

Baca Juga: CEK FAKTA: Bukti Kuat Maruf Miliki Hubungan dengan Putri Candrawathi, Berani Sentuh hingga Miliki Arka?

Kepala kepolisian Korea Selatan mengaku adanya kecerobohan sehingga gagal mencegah dan mengatasi kerumunan massa tersebut.

Yoon Hee Keun, Komisaris Jenderal Badan Kepolisian Nasional memohon maaf atas terjadinya Tragedi Itaewon.

Ia menyebut pihaknya tidak mengambil tindakan preventif menyeluruh meski menerima 11 panggilan darurat yang memperingatkan bahaya di tempat kejadian.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Dian Naren