Metropolitan

5 Puisi Hari Pahlawan 10 November Singkat, Penuh Semangat dan Mengharukan Cocok Jadi Caption Media Sosial

Oleh: Winna Anaziah Kamis 29 Sep 2022, 12:12 WIB
5 Puisi Hari Pahlawan 10 November Singkat, Penuh Semangat dan Mengharukan Cocok Jadi Caption Media Sosial (Foto: Perpustakaan Nasional)

AYOJAKARTA.COM - Simak berikut 5 puisi untuk peringati Hari Pahlawan pada 10 November.

Dalam contoh puisi untuk peringati Hari Pahlawan 10 November ini tentunya akan membangun semangat juga mengharukan, dan cocok untuk jadi caption di media sosial.

Selain untuk meramaikan peringatan Hari Pahlawan 10 November, beberapa puisi ini juga bisa dijadikan referensi untuk perlombaan, acara, ataupun tugas lainnya.

Baca Juga: Tidak Sopan Hingga Memberikan Black Ocean k3 NCT Dream di Acara Korean Wave 2022, Kpopers Jadi Sorotan

Adanya Hari Pahlawan ini bertujuan untuk mengenang jasa-jasa Pahlawan Indonesia dan tragedi yang terjadi di Surabaya pada 10 November 1945 silam.

Untuk menumbuhkan semangat juang, dan mengenang para Pahlawan Indonesia, berikut 5 puisi Hari Pahlawan 10 November yang dilansir ayojakarta.com dari berbagai sumber.

1.Doa Seorang Serdadu Sebelum Berperang (WS Rendra)

Tuhanku,

WajahMu membayangkan di kota terbakar

Dan firmanMu terguris di atas ribuan kuburan yang dangkal

Anak menangis kehilangan bapak

Tanah sepi kehilangan lelakinya

Bukannya benih yang disebar di bumi subur ini

Tapi bangkai dan wajah mati yang sia-sia

Apabila malam turun nanti

Sempurnakanlah sudah warna dosa

Dan mesiu kembali lagi bicara

Waktu itu, Tuhanku

Perkenankan aku membunuh

Perkenankan aku menusukkan sangkurku

Malam dan wajahku

Adalah satu warna

Dosa dan nafasku

Adalah satu udara

Tak ada lagi pilihan kecuali menyadari

Biarpun bersama penyesalan

Apa yang bisa diucapkan

Oleh bibirku yang terjajah?

Sementara kulihat kedua lenganMu yang capai mendekap bumi yang mengkhianatiMu

Tuhanku,

Erat-erat kugenggam senapanku

Perkenankan aku membunuh

Perkenankan aku menusuk sangkurku

Baca Juga: 3 Puisi Tentang G30S PKI yang Penuh Emosi dan Menyayat Hati, Nomor 2 Bikin Banjir Air Mata

2. Dibalik Seruan Pahlawan (Zshara Aurora}

Kabut…

Dalam Kenangan pergolakan pertiwi

Mendung…

Bertandakan hujan deras

Membanjiri rasa yang haus kemerdekaan

Dia yang semua yang ada menunggu keputusan Sakral

Serbu…

Merdeka atau mati Allahu Akbar

Titahmu terdengar kian merasuk dalam jiwa

Dalam serbuan bambu runcing menyatu

Engkau teruskan Menyambut Ayat-ayat suci

Engkau teriakkan semangat juang demi negeri

Engkau relakan terkasih menahan tempaan belati

Untuk ibu pertiwi

Kian kau lihat…

Merah hitam tanah kelahiranmu

Pertumpahan darah para penjajah keji

Gemelutmu tak kunjung sia

Lindungannya selalu di hatimu

Untuk kemerdekaan Indonesia abadi

Baca Juga: Puisi 17 Agustus 2022 untuk Perayaan HUT RI ke-77 yang Singkat tetapi Sarat Makna

3. Diponegoro (Karya: Chairil Anwar)

Di masa pembangunan ini Tuan hidup kembali

Dan bara kagum menjadi api

Di depan sekali tuan menanti

Tak gentar, lawan banyak seratus kali

Pedang di kanan, keris di kiri

Berselempang semangat yang tak bisa mati

MAJU

Ini barisan tak bergenderang-berpalu

Kepercayaan tanda menyerbu

Sekali berarti

Sudah mati

MAJU

Bagimu negeri Menyediakan api

Punah di atas menghamba

Binasa di atas ditindas

Sungguhpun dalam ajal baru tercapai

Jika hidup harus merasai

Maju

Serbu…

Serang…

Terjang…

Baca Juga: Ini 3 Contoh Puisi Semangat Kemerdekaan Indonesia Singkat dan Padat untuk HUT RI 17 Agustus

4. Karena Pahlawanku (Karya: Rayhandi)

Karenamu pahlawanku

Sekarang aku bisa hidup tenang

Tanpa kerja romusha

Tanpa jerit takut rakyat tertembak

Karena Pahlawanku

Sekarang bumi kami damai

Air dan tanah menjadi kekayaan pertiwi

Bukan Eropa bukan juga Belanda

Karenamu pahlawanku

Aku hidup di jaman merdeka

Setiap badan memiliki hak sama

Karenamu pahlawanku

Hingga hari ini aku bisa menulis puisi dan sepucuk doa

Doa untuk roh suci kalian

Baca Juga: Kumpulan Puisi Chairil Anwar Bertema Kemerdekaan, Cocok untuk Bahan Lomba Puisi di Acara HUT RI ke-77

5. Penjajah Harus Pergi dari Indonesia (Muhammad Hayyu Al Fatha)

Penjajah itu sudah merusak persatuan bangsa Indonesia

Karena mereka telah membunuh pahlawanku

Mereka juga telah menyengsarakan rakyat Indonesia

Maka dari itu kita harus melawan para penjajah

Demi Indonesia merdeka kita harus Bersatu

Agar bangsa Indonesia bisa tetap harmonis

Dan Bersatu agak bangsa Indonesia

Menjadi bangsa yang makmur.

Itulah 5 puisi bertema Hari Pahlawan yang sangat mengharukan juga menumbuhkan semangat, pastinya cocok untuk dibagikan di media sosial.***

Reporter Winna Anaziah
Editor Dian Naren