Metropolitan

Tolak Uang Sogokan Berjumlah Miliaran Rupiah, Kamaruddin Simanjuntak : Utusan Presiden Saja Saya Tampik!

Oleh: Juanita Safitri Jumat 19 Agu 2022, 08:46 WIB
Tolak Uang Sogokkan Berjumlah Miliaran Rupiah, Kamaruddin Simanjuntak : Utusan Presiden Saja Saya Tampik!

AYOJAKARTA.COM – Kasus pembunuhan Brigadir J kembali menemukan titik terang.

Sulit dipercaya, jika dalang yang diduga melakukan pembunuhan sadis terhadap salah satu anggota polisi itu merupakan seorang jendral berpangkat dua dalam kepolisian, yang diketahui bernama Irjen Ferdy Sambo.

Bahkan, korban yang diketahui bernama Nopriansyah Yoshua Hutabarat atau lebih dikenal Brigadir J merupakan seorang ajudan yang telah beberapa tahun lamanya mengabdi untuk Ferdy Sambo.

Namun nahas, Brigadir J harus merenggut nyawa di usia yang masih terbilang cukup muda setelah dihabisi oleh tangan atasannya sendiri, ialah Ferdy Sambo.

Baca Juga: Biodata Lengkap Kamaruddin Simanjuntak: Agama hingga Riwayat Pendidikan

Kasus kematiannya sempat tak mudah ditelusuri karena eksekutor dari pembunuhan sadis ini yang didalangi oleh Perwira Tinggi Polisi.

Hingga rupanya terdapat sejumlah oknum polisi yang terlibat dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang ikut menutup-nutupi kasus tersebut.

Karena kasus kematiannya yang dinilai janggal, Samuel Hutabarat, yang merupakan ayah dari alm. Brigadir J menunjuk seorang kuasa hukum bernama Kamaruddin Simanjuntak.

Dikenal tegas, pemberani, dan amanah, Kamaruddin Simanjuntak sangat optimis dalam menindaklanjunti kasus kematian Brigadir J yang diduga kuat merupakan pembunuhan berencana.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Ternyata Paman Brigadir J, Video Ini Jadi Buktinya

Awalnya, kasus kematian Brigadir J diungkap oleh seorang saksi sekaligus oknum polisi yang terlibat saat menghabisi nyawa sang ajudan.

Hal tersebut diungkap oleh ajudan lainnya dari Irjen Ferdy Sambo yang saat itu ikut menghabisi nyawa Brigadir J karena perintah sang atasan, ialah Bharada E.

Sang kuasa hukum dari keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak pun merasa memiliki celah untuk mengusut lebih dalam kasus tersebut.

Ironisnya, sejumlah nama oknum polisi pun terseret dalam kasus kematian Brigadir J, mulai dari yang berpangkat paling rendah hingga bintang satu.

Baca Juga: Geng Sambo Satu Persatu Mulai Terungkap, Keterlibatan Mantan Wadirreskrimum Polda Metro Jaya Jerry R. Siagian

Kamaruddin Simanjuntak dengan berani mengungkap kesaksiannya sebagai pengacara keluarga Brigadir J pada publik tentang sisi gelap Kepolisian Republik Indonesia yang sempat menghalang-halangi dirinya untuk mengusut kasus tersebut.

Dalam kanal YouTube Refly Harun yang menghadirkan Kamaruddin Simanjuntak sebagai narasumber sekaligus kuasa hukum keluarga Brigadir J, ia membahas tentang kedatangan utusan Mabes Polri.

Rupanya kedatangan sang utusan Mabes Polri adalah untuk melakukan negosiasi dengannya agar menutup kasus tersebut dan sebagai imbalannya akan menjanjikan uang bernilai milyaran rupiah.

Namun, Kamaruddin Simanjuntak dengan tegas menolak imbalan tersebut yang disebutnya sebagai uang sogokan.

“Waktu itu ada utusan dari mabes untuk bernegosiasi dengan saya. Mereka minta kasus ini jangan dilanjutkan,” ungkap Kamaruddin dalam kanal YouTube Refly Harun.

Baca Juga: Bukan Orang Sembarangan, Ini Dia Profil Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Keluarga Brigadir J

“Utusan presiden saja saya tolak! Bahkan imbalannya sampai ratusan milyar,” sambungnya.

Hal tersebut ia ungkapkan ketika ditawari uang sogokan di tahun 2011 yang berjumlah ratusan milyar rupiah oleh seorang utusan presiden.

“Jangan coba-coba menawarkan hal-hal yang bertentangan dengan hukum kepada saya,” Kamaruddin mengungkapkan dengan tegas.

“Karena saya tidak tergoda dengan uang dan kekuasaan,” tegasnya.

Kasus pembunuhan Brigadir J yang telah bergulir lebih dari satu bulan ini masih terus dalam tahap pendalaman dan penyidikan kepolisian.

Semoga alm. Brigadir J serta keluarga mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya di mata hukum, agama, dan Negara Indonesia. ***

Reporter Juanita Safitri
Editor Dian Naren