Metropolitan

Jamaah Haji yang Pulang ke Indonesia Wajib Isoman 7 Hari

Oleh: Redaksi Kamis 21 Jul 2022, 22:35 WIB
ilustrasi kepulangan jamaah haji

AYOJAKARTA.COM— Jamaah Haji Indonesia mulai pulang ke tanah air pada 15 Juli 2022.  Rangkaian ibadah haji 1443 ini akan memulai fase pemulangan secara bertahap hingga 30 Juli 2022 mendatang.

Dalam proses pemulangan di masa pandemi Covid-19 ini, pemerintah pemberlakukan aturan yang ketat kepada para jamaah yang tiba di Indonesia.

Baca Juga: Jadwal Nonton Konser Virtual BLACKPINK di PUBG Mobile, Jangan Lewatkan !

Seperti diketahui, data terbaru sudah ada 9.551 jamaah haji Indonesia yang kembali ke Indonesia.  Sebanyak 14 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Pusat Kesehatan Haji, dr Budi Sylvana mengatakan 14 jamaah haji yang positif Covid-19, berasal dari 2 daerah yang berbeda. Para jamaah yang positif Covid-19 itu bergejala ringan.

"Jadi dari total 9.551 jamaah yang sudah kembali ke Tanah Air, yang positif Covid-19 ada 14 jamaah. Sebanyak 13 dari Surabaya dan satu Solo," ungkap Budi saat dikonfirmasi, Selasa (19/7/2022) malam.

Baca Juga: Solusi Saat Rezeki Sempit dan Putus Asa Menurut Ustaz Adi Hidayat, Ada 3 Amalan yang Perlu Dilakukan

Agar tidak kecolongan, terbaru Kementerian Kesehatan (Kemenkes)  memberlakukan wajib isolasi mandiri (isoman) selama 7 hari bagi  jamaah haji yang pulang ke Tanah Air.

Juru Bicara (Jubir) Kemenkes Mohammad Syahril mengatakan pada dasarnya seluruh jamaah haji yang berangkat ke Arah Saudi dalam kondisi sehat dan telah menjalani berbagai tes. Namun bisa saja terpapar penyakit di perjalanan

 “Jamaah wajib menjalani karantina selama tujuh hari dan dievaluasi selama 21 hari apakah ada gejala-gejala pascakepulangan Arab Saudi karena bukan hanya Covid-19, tapi ada yellow fever (demam kuning) dan meningitis harus diawasi,” ujarnya di Bogor, Kamis (21/7/2022) dikutip dari Republika.co.id.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 38 Dibuka Kapan? Simak Prediksi Jadwal dan Tips Lolos Seleksi di Sini!

Bila diketahui ada penyakit dalam masa tujuh atau 21 hari tersebut, jamaah haji akan segera dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. 

“Sejauh ini, baru 14 orang dan gejala ringan semua. Mereka menjalani isolasi untuk mencegah virus menyebar ke jamaah yang lain,” ujarnya.

Sebanyak 14 jamaah tersebut diisolasi di pusat isolasi di masing-masing Embarkasi. Usai menjalani isolasi, belasan jamaah haji itu akan dipulangkan setelah dinyatakan negatif PCR test.***

 

 

 

Reporter Redaksi
Editor Kiki Dian Sunarwati