AYOJAKARTA – Menyusul perubahan 22 nama jalan menjadi nama tokoh Betawi di ibukota Jakarta, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta berencana jemput bola mengubah data dokumen kependudukan tersebut.
Pengubahan data terkait nama jalan rumah para warga tersebut dipastikan tidak dipungut biaya alias gratis. Jemput bola akan berlangsung dua pekan.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Zudan Arif Fakrulloh setelah berkomunikasi dengan Kepala (Disdukcapil) DKI Jakarta Budi Awaluddin. Menurut keterangan dari Budi, pihaknya akan memulai jemput bola pada dua hari mendatang.
Baca Juga: Gubernur Anies sebut Udara Jakarta jadi Buruk Imbas Wilayah Lain
"Hari ini masih menginventarisir terkait pendataan," ujar Budi yang disampaikan ulang oleh Zudan kepada wartawan, Senin (27/6/2022) dikutip oleh Suara.com
Zudan memastikan masyarakat tidak dipungut biaya untuk mengubah data kependudukannya tersebut.
“Gratis untuk perubahan dokumen kependudukan," tuturnya.
Baca Juga: Ini Sejarah Nama Jalan Warung Buncit di Jaksel, Sudah Tahu Belum?
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan perubahan 22 nama jalan di ibukota itu tidak akan menyulitkan warga. Bahkan, justru mempermudah masyarakat.
Anies mengaku sebelum mengubah puluhan nama jalan, Pemprov DKI sudah berkoordinasi dengan pihak terkait. Seperti Polda Metro Jaya, Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi DKI Jakarta, dan perangkat daerah lainnya yang berkaitan.
Dengan demikian, masalah seperti perubahan dokumen, kepemilikan properti, hingga alamat di Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BKPB) dijamin tidak akan muncul nantinya. ***