Metropolitan

Tak Ada Gugatan ke MK, Pengamat Politik Ungkap Alasan Kontestasi Pilkada Jakarta 2024 Sukses

Oleh: Karseno AJ Jumat 13 Des 2024, 17:38 WIB
Pilkada Jakarta 2024

AYOJAKARTA.COM – Meski bersifat pribadi, politisi Partai Gerindra Hendarsam Marantoko menyampaikan ucapan selamat kepada Pramono-Rano yang menang di Pilkada Jakarta.

Pernyataan positif kepada paslon peserta Pilkada Jakarta tersebut terucap menyusul Partai Solidaritas Indonesia yang sudah lebih dulu memberikan selamat.

Meski sempat bersitegang terkait jumlah putaran Pilkada Jakarta, Hendarsam menyebut salah satu keindahan demokrasi adalah kemampuan untuk fokus pada tujuan lebih besar.

Baca Juga: Masih Ada Kesempatan! Pelamar CPNS yang Tidak Terima dengan Hasil Akhir Bisa Ajukan Sanggah, Ini Ketentuannya

“Kami ingin memberi panutan kepada siapapun, bahwa kami ini siap menang dan siap kalah dan bahwa demokrasi itu ternyata indah,” ungkap Hendarsam.

Perhelatan Pilkada Jakarta, menurut Hendarsam perlu menjadi contoh dan barometer kontestasi politik bagi pemilihan kepala daerah di wilayah lain di Indonesia.

Kebijaksanaan dan kedewasaan parpol dalam berkontestasi, menurut Hendarsam sangat diperlukan untuk bekal membangun Indonesia di masa depan.

Tidak adanya pengajuan gugatan dari KIM Plus yang mendukung pasangan Rido, menurut Hendarsam menjadi indikasi bahwa Pilkada Jakarta akan berlangsung satu putaran.

“Mengingat pasangan Rido belum mengajukan gugatan ke MK, hampir bisa dipastikan secara hukum pasangan Pram dan Bang Doel menang satu putaran,” ungkapnya.

Sebelumnya Chico Hakim selaku Jubir PDIP yang mencalonkan pasangan Pramono-Rano menyebut, dalam waktu dekat cagub terpilih akan menyambagi para elit parpol.

Baca Juga: Sudah Ancang-ancang Mau Beli? Berikut Perkiraan Harga iPhone 16 yang Segera Masuk Indonesia

Dinamika geopolitik yang terjadi di sejumlah negara, menurut Chico perlu disikapi oleh cagub-cawagub terpilih dengan kedewasaan dalam bernegara.

Chico juga menyampaikan terima kasih atas keputusan dari tim pendukung paslon nomor urut Satu dan Dua yang tidak mempersoalkan hasil rekapitulasi suara KPU ke MK.

Berbekal perolehan suara yang mencapai angka 50,07 persen, Chico menilai akan menjadi modal bagi Pramono-Rano untuk mulai bekerja dan menjalankan program.

“Alhamdulillahi kami bersyukur, terima kasih kepada warga Jakarta dan kontestan Pilkada Jakarta 2024,” ungkap Chico.

Kendati sempat menuai polemik di kalangan publik, Chico menilai proses Pilkada Jakarta yang mengedepankan politik riang gembira benar-benar sudah terlaksana.

Tidak adanya gugatan ke MK terkait perolehan suara pasangan Pramono-Rano dari dua kontestan lainnya, menurut Chico merupakan sikap bernegara yang sangat dewasa.

Baca Juga: KJP Plus Tahap II Tahun 2024 Gagal Cair Karena Alasan Tak Masuk Akal? Tenang, Disdik DKI Jakarta Siapkan Ini

“Kami bahagia, kedepan Mas Pram pastinya akan mengadakan kontak dengan pemimpin parpol untuk bersama-sama mengelola Jakarta,” imbuhnya.

Menyikapi dinamika dalam Pilkada Jakarta 2024, Pengamat Politik Adi Prayitno menilai seribu persen sangat berbeda dengan tahun 2017 yang brutal.

Selain berterima kasih kepada seluruh kontestan dan pemilih Jakarta, Adi menganggap pasangan Pramono-Rano perlu mendapat apresiasi.

“Kita harus berterima kasih kepada pasangan Pramono dan Si Doel karena menyatukan Ahoker dengan Anak Abah, ini momen luar biasa,” tegasnya. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Jinan Vania Barizky