AYOJAKARTA.COM – Berdasarkan hasil survei yang dirilis SMRC, pasangan nomor urut tiga Pilkada Jakarta unggul atas kedua kontestan lainnya.
Menyikapi hal tersebut, Ridwan Kamil yang merupakan cagub paslon nomor urut satu Pilkada Jakarta mengaku tidak terpengaruh.
Kepada awak media Ridwan Kamil menyebut, kemenangan hasil akhir perhelatan Pilkada Jakarta bukan ditentukan oleh hasil survei.
Mengibaratkan sebagaimana prakiraan cuaca, survei menurut Ridwan Kamil bukan menjadi penentu akhir dari suatu kontestasi.
Karena itu di rentang hari-hari terakhir menuju pencoblosan,pasangan nomor urut satu yang didukung oleh KIM Plus berencana akan mengoptimalkan blusukan.
“Survei bukan sebagai penentu, lebih seperti membaca prakiraan cuaca saja, kita pakai itu sebagai bahan evaluasi,” ungkap RK saat dimintai tanggapan.
Cagub nomor urut satu sebelumnya juga sempat menjadi sorotan publik usai menyebut-nyebut nama Presiden Prabowo saat berkampanye di Muara Angke, Jakarta Utara.
Kepada calon pemilih, RK menyebut bantuan yang diterima masyarakat bisa dobel karena Presiden Prabowo merupakan rekan satu koalisi.
Adanya kesamaan antara visi dan misi Kabinet Merah Putih dengan Gubernur, menurut RK akan berdampak menguntungkan bagi masyarakat Jakarta.
“Kalau Gubernurnya satu koalisi dengan Presidennya, berarti kan bantuan bisa dobel, satu dari Gubernurnya satu dari Presidennya,” jelas RK.
Selain menyatakan satu koalisi dengan Presiden Prabowo, RK juga sempat disorot karena kunjungannya ke Solo saat menemui Joko Widodo.
Berbeda pandangan dengan paslon nomor urut satu, Pramono yang merupakan cagub nomor urut tiga mengaku optimis akan bisa menang dalam satu putaran.
Terkait dengan hasil survei yang belum lama ini dirilis dan menempatkannya pada urutan puncak, Pram menghargai SMRC sebagai salah satu lembaga survei kredibel.
Namun demikian, kepada awak media Pramono mengaku tidak akan mengubah apapun terkait dengan cara berkampanye.
“Alamdulillahi, apalagi SMRC sebagai salah satu lembaga survei yang sangat kredibel, ya kalau orang fight kan harus optimis,” tutur Pramono dengan seringai yang lebar.
Menyikapi pernyataan yang disampaikan RK saat berkampanye terkait bantuan bisa dobel, Pramono juga memberi tanggapan.
Menurut Pramono, sudah sepantasnya setiap calon pemimpin memberikan contoh kepada masyarakat untuk berpolitik secara rasional.
Keberadaan Presiden Prabowo yang tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke sejumlah negara, menurut Pramono harus didoakan guna membawa dampak positif bagi bangsa.
“Kita masih kurang sepuluh hari, jadi mari kita berpolitik dengan rasional yang membawa kesejukan, mau nge gym di tepi jalan juga nggak apa-apa,” kelakar Pramono. ***