AYOJAKARTA.COM- Pemprov DKI Jakarta terus berusaha untuk mengurangi dan mencegah Tingkat pengangguran di Jakarta.
Hal ini terlihat dari data BPS DKI Jakarta, dimana angka persentase Tingkat pengangguran terbuka di wilayah DKI Jakarta baik Laki- laki dan Perempuan turun hingga 6.21 persen di Agustus 2024 atau turun 0.33 persen dibandingkan Agustus 2023.
Inilah angka persentase Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) DKI Jakarta di 4 Tahun terakhir yang tidak diketahui banyak orang.
Berdasarkan Keadaan ketenagakerjaan Jakarta bulan Agustus 2024, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 6.21 persen dibandingkan Tahun sebelumnya yakni Bulan Agustus 2023 yang mencapai 6.53 persen.
Tingkat pengangguran terbuka untuk Laki- laki di Jakarta pada bulan Agustus 2024 mencapai 6.23 persen dan untuk TPT Perempuan mencapai 6.17 persen.
Sedangkan untuk TPT Laki- laki pada Agustus 2023 mencapai 7.76 persen dan TPT Perempuan 4.55 persen.
Diketahui pada Agustus Tahun 2022 TPT baik Laki- laki dan Perempuan di wilayah DKI Jakarta mencapai 7.18 persen.
Untuk TPT Laki- laki di Jakarta pada bulan Agustus 2022 mencapai 7.50 persen dan TPT Perempuan di Jakarta sebanyak 6.65 persen.
Sedangkan pada Agustus 2021 yang memiliki persentase TPT baik Laki- laki dan Perempuan di Jakarta tertinggi dibandingkan Tahun 2022, 2023, dan 2024 mencapai 8.50 persen.
Dimana TPT untuk laki- laki di Jakarta pada Bulan Agustus 2021 mencapai 8.73 persen dan TPT Perempuan mencapai 8.12 persen.
Baca Juga: Aduh, Netizen Ngamuk! Wifi IndiHome Eror , Warganet Komplain sejak 5 November 2024 Belum Stabil Juga
Persentase Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di DKI Jakarta ini merupakan berdasarkan dari Berita resmi statistic No 52/ 11/ 31/ Th. XXVI, 5 November yang dikutip oleh ayojakarta dari laman resmi web-api.bps.go.id.
Sebagai informasi, pengangguran sendiri merupakan Angkatan kerja yang sedang tidak memiliki pekerjaan.
Ada banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya pengangguran, diantaranya adalah perubahan struktur perekonomian, turunya perekonomian negara, kesulitan mencari pekerjaan, diskriminasi dan lainnya.
Sedangkan dampak dari pengangguran itu sendiri diantaranya adalah hilangnya mata pencaharian, hilangnya kemampuan yang sebelumnya dimiliki, kemiskinan, kriminalitas semakin tinggi, turunnya pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita dan sebagainya.
Demikianlah informasi terbaru terkait keadaan ketenagakerjaan Jakarta Agustus 2024 yang memiliki penurunan persentase Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) baik Laki- laki dan Perempuan di wilayah DKI Jakarta.

Share this article
Pemprov DKI Jakarta terus berusaha untuk mengurangi dan mencegah Tingkat pengangguran di Jakarta, mulai turun?