AYOJAKARTA.COM - Ikut merayakan HUT Ri ke-80, Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) akan menampilkan Karnaval Kendaraan Hias di malam Hari Kemerdekaan, Minggu 17 Agustus 2025.
Untuk menghindari kemacetan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberlakukan 31 ruas jalan yang dialihkan.
Masyarakat pun diimbau untuk menggunakan alat transportasi umum untuk menghindari kepadatan perayaan Karnaval kendaraan Hias.
Karnaval Kendaraan Hias ini pun diketahui akan berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 23.00 WIB.
Baca Juga: PBB Jakarta Naik! Begini Cara Mengecek dan Membayar PBB Secara Online
Lantas rute mana saja yang akan dilalui oleh Karnaval Kendaraan Hias?
1. Jalan Medan Merdeka Barat sisi Timur
2. Jalan Thamrin sisi Timur
3. Jalan Jenderal Sudirman sisi Timur
4. Simpang Susun Semanggi
Selain 4 ruas jalan tersebut yang akan dilalui, diketahui akan ada 5 titik panggung hiburan yang siap menghibur masyarakat dengan berbagai performance yakni di sekitar Taman Pandang Istana (Monas), Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas dan Sampoerna Strategic.
Rekayasa Lalu Lintas di 31 Titik
Syafrin Liputo selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, menyebutkan akan mengalihkan sejumlah ruas jalan untuk memastikan kelancaran dari acara Karnaval Kendaraan Hias tersebut.
“Untuk menunjang kegiatan tersebut akan dilakukan rekayasa/pengalihan arus secara situasional di 31 lokasi ruas jalan mulai pukul 18.00 sampai 24.00 WIB untuk memastikan keamanan dan kelancaran jalannya acara,” ungkapnya dikutip ayojakarta.com dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta.
Baca Juga: Kisah UMKM Sukses: Camilan Lokal Tembus Etalase Bandara Berkat Rumah BUMN BRI
Pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional di ruas jalan dan akses menuju ruas jalan sebagai berikut:
1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);
2. Jalan MH Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);
3. Jalan Pintu 1 Senayan;
4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Barat;
5. Jalan Bendungan Hilir;
6. Jalan KH. Mas Mansyur;
7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;
8. Jalan Kupingan BNI 46;
9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;
10. Jalan Teluk Betung;
11. Jalan Kebon Kacang;
12. Jalan Sunda;
13. Jalan Imam Bonjol;
14. Jalan Sumenep Tosari;
15. Landmark (Indocement);
16. Jalan Setiabudi;
17. Jalan Prof Dr Satrio;
18. Jalan Masjid (Sampoerna);
19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;
20. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;
21. SCBD;
22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;
23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan dan Jalan Medan Merdeka Selatan;
24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat / untuk arah timur tutup di Simpang Agus Salim;
25. Jalan KH Wahid Hasyim;
26. Jalan Majapahit;
27. Jalan Veteran III;
28. Jalan Veteran II;
29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Medan Merdeka Utara;
30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan–Jalan MI Ridwan Rais;
31. Simpang Jalan Perwira–Jalan Lapangan Banteng Barat.
Baca Juga: PVMBG dan Pemprov Jakarta Imbau Masyarakat di Wilayah Ini dari Potensi Longsor
Adapun rute alternatif pengalihan arus lalu lintas sebagai berikut:
a. Lalu lintas dari Selatan ke Utara dialihkan melalui Jalan Hang Lekir I–Jalan Hang Tuah–Jalan Hang Lekir IV–Jalan Hang Lekir II–Jalan Hang Lekir–Jalan Asia Afrika–Jalan Gerbang Pemuda–Jalan Gatot Subroto–Jalan KS Tubun–Jalan KH Mas Mansyur–Jalan Cideng-dan seterusnya. Atau dapat melalui Jalan HR Rasuna Said–Jalan Prof Dr Satrio–Jalan KH Mas Mansyur–dst (arah sebaliknya dari Utara ke Selatan);
b. Lalu lintas dari Utara ke Selatan dialihkan melalui Jalan Ir H Juanda–Jalan Pos–Jalan Gedung Kesenian–Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Lapangan Banteng Barat–Jalan Pejambon–Jalan MI Ridwan Rais ke arah Rasuna Said–dst. Atau dapat melalui Jalan Gunung Sahari–Jalan Kramat Raya–Jalan Salemba–Jalan Proklamasi–Jalan Tambak–Jalan Prof Dr Sahardjo–dan seterusnya;
c. Lalu lintas dari Timur (Jalan Batu) ke Barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan M.I Ridwan Rais–berputar di Tugu Tani–Jalan MI Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Perwira–Jalan Veteran–Jalan Suryopranoto–Jalan Balikpapan–Jalan Cideng Timur–Jalan Fachrudin–dan seterusnya;
d. Lalu lintas dari Timur (Pasar Senen) ke Barat (Tomang Raya) dapat melalui Jalan Kramat Kwitang–putar di barat-barat–Jalan Kramat Raya–Jalan Kramat Kwitang–Tugu Tani–Jalan MI Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Perwira–Jalan Katedral–Jalan Veteran–Jalan Suryopranoto–Jalan Balikpapan–Jalan Kyai Caringin–dan seterusnya.
Baca Juga: Info Penting! Bansos BPNT Rp600 Ribu Cair Agustus 2025 untuk 2 Kategori Penerima Ini
Tarif Alat Transportasi Umum Rp80
Salah satu imbauan untuk masyarakat ialah dengan menggunakan alat transportasi umum.
Pada Hari Kemerdekaan RI opersional untuk Transjakarta, MRT, dan LRT ialah Rp80.
Jadwal Layanan MRT : 05.00-24.00 WIB
Jadwal Layanan LRT : 05.30-23.30 WIB
“Tarif khusus Rp 80 akan berlaku untuk layanan angkutan umum tersebut mulai 17 Agustus pukul 00.00 WIB hingga 18 Agustus pukul 23.59 WIB,” pungkas Syafrin.***